Aktivis Maluku Utara Kepung Sidang PT. WKM vs PT. Position

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Maluku Utara Utara Kepung Sidang PT. WKM vs PT. Position.

Aktivis Maluku Utara Utara Kepung Sidang PT. WKM vs PT. Position.

Aktivis Maluku “Tegaskan Penolakan Terhadap Dominasi Kekuatan Modal dan Tuntut Keadilan Hukum”

BERITA JAKARTA – Puluhan aktivis asal Maluku Utara mendatangi Pengadilan Negeri (PN), Jakarta Pusat untuk mengawal persidangan perkara antara PT. Wahana Karya Mineral (WKM) dan PT. Position, perusahaan yang konon dimiliki, Kiki Barki.

Kehadiran aktivis dilakukan secara tertib tanpa spanduk maupun atribut, sebagai bentuk pengawalan moral agar jalannya persidangan berlangsung jujur, transparan dan tidak tunduk pada kepentingan modal besar.

Apalagi sidang kali ini terasa istimewa karena Direktur Operasional PT. Position, Arianto Dharma Putra hadir langsung diruang persidangan sebagai saksi.

Kehadiran sosok besar berpengaruh diinternal PT. Position ini menurut kami akan menambah perhatian publik, sekaligus memperkuat alasan para aktivis untuk melakukan pengawalan moral.

“Kehadiran kami juga untuk mengingatkan bahwa rakyat mengawasi,” tegas Koordinator Kelompok Aktivis Peduli Maluku Utara, Yohannes Masudede, Rabu (10/9/2025).

“Hukum tidak boleh tunduk pada nama besar atau kekuatan uang, sehingga harapan akan tegaknya keadilan dapat terjamin,” sambungnya.

Yohannes menegaskan, aksi ini merupakan inisiatif masyarakat sipil Maluku Utara yang peduli terhadap keadilan hukum.

“Kami menegaskan bahwa pengawalan akan terus dilakukan dalam setiap agenda sidang hingga putusan akhir,” tegasnya.

“Kami akan terus hadir. Ini bukan hanya tentang PT. WKM vs PT. Position, tapi tentang harga diri masyarakat Maluku Utara dan tegaknya hukum di negeri ini,” pungkas dia.

Adapun poin-poin tuntutan aktivis Maluku Utara:

  1. Menolak segala bentuk intervensi kekuatan modal dalam persidangan antara PT WKM dan PT Position.
  2. Mendesak majelis hakim PN Jakarta Pusat untuk menjaga independensi dan transparansi persidangan, meskipun ada tekanan dari pihak berkekuatan finansial besar.
  3. Menyoroti kehadiran langsung Kiki Barki sebagai sinyal kuatnya kepentingan bisnis dalam perkara ini, dan mengingatkan publik untuk tetap kritis.
  4. Menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar sengketa bisnis, melainkan menyangkut kepentingan masyarakat Maluku Utara yang berhak atas keadilan.
  5. Meminta negara hadir melalui lembaga peradilan untuk melindungi masyarakat dari praktik monopoli dan dominasi korporasi besar.
  6. Berkomitmen untuk terus mengawal sidang hingga putusan akhir, sebagai wujud tanggung jawab moral masyarakat sipil Maluku Utara. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:29 WIB

AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB