Lukai Hati Rakyat, AMPUH: Pecat Sri Mulyani dan Nasaruddin Umar

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menag Nasaruddin Umar dan Menkeu, Sri Mulyani

Foto: Menag Nasaruddin Umar dan Menkeu, Sri Mulyani

BERITA JAKARTA – “Ada apa dengan menteri-menteri pembantu Presiden Prabowo Subianto. Sedang memancing amarah rakyatkah ini?”

Ucapan itu, dilontarkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Masyarakat dan Pemuda Nusantara Merah Putih (AMPUH), Heru Purwoko.

“Belum hilang ingatan, Menteri Keuangan Sri Mulyani melukai perasaan para guru dengan menyebut guru sebagai beban Negara,” kata Heru, Kamis (4/9/2025).

Nah sekarang, sambung Heru, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, menambah luka lagi guru-guru se-Indonesia “kalau mau cari uang, jangan jadi guru, jadi pedaganglah”.

“Presiden Prabowo Subianto sekembalinya dari China alangkah baiknya untuk mencopot Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Agama Nazarudin,” tegas Heru.

“Copot menteri-menteri yang membakar amarah rakyat. Guru adalah tonggak bangsa yang bertugas mencerdaskan kehidupan bangsa melalui proses belajar mengajar,” sambungnya.

Guru, lanjut Heru, memegang peran sentral dan fundamental dalam membangun bangsa, menciptakan generasi penerus yang unggul, serta membentuk karakter dan peradaban bangsa melalui pendidikan.

“Peran mereka sangat strategis karena merekalah yang mencerdaskan kehidupan bangsa dan menanamkan nilai-nilai moral, sehingga kemajuan suatu bangsa bergantung pada keberhasilan pendidikan,” tuturnya.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan peran krusial, Pemerintah dan masyarakat perlu memberikan perhatian besar dan memastikan kesejahteraan guru terpenuhi, seperti yang ditegaskan Presiden Prabowo.

“Bukan sebaliknya malah guru dianggap sebagai beban Negara atau kalau mau cari uang, jangan jadi guru, tapi jadi pedagang. Ini menyakitkan. Pecat aja pejabat begitu,” pungkas Heru.

Sebelumnya, pernyataan Menag, Nasaruddin Umar, dalam potongan video yang viral, Nasaruddin mengucapkan “kalau mau cari uang, jangan jadi guru, jadi pedaganglah”.

Menanggapi pernyataannya itu, Nasaruddin akhinrya menyampaikan klarifikasi dan meminta maaf. Nasaruddin mengatakan tak bermaksud menyakiti dan merendahkan guru.

“Saya menyadari bahwa potongan pernyataan saya tentang guru menimbulkan tafsir yang kurang tepat dan melukai perasaan sebagian guru,” ucapnya.

Untuk itu, Nasaruddin memohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada niat sedikit pun baginya untuk merendahkan profesi guru.

“Justru sebaliknya, saya ingin menegaskan bahwa guru adalah profesi yang sangat mulia, karena dengan ketulusan hati merekalah generasi bangsa ditempa,” imbuh Nasaruddin.

Dia mengatakan dirinya juga seorang guru. Atas dasar itu, katanya, Nasaruddin memahami guru juga butuh kesejahteraan yang layak.

“Puluhan tahun hidup saya, saya abdikan diruang kelas, mendidik mahasiswa, menulis dan membimbing. Dibalik kemuliaan profesi ini, guru tetap manusia yang membutuhkan kesejahteraan yang layak,” pungkasnya. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:29 WIB

AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB