BERITA JAKARTA – Merespons aksi demontrasi disejumlah wilayah di Jakarta Raya, Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui pihak panitia pelaksana Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan RI ke-80 tahun 2025, terpaksa membatalkan sejumlah agenda kegiatannya.
Salah satunya acara pengajian dan tausiah agama. Padahal, pihak panitia pelaksana telah terkonfirmasi mengundang penceramah kondang Ustad Adi Hidayat.
“Karena satu dan lain hal kami terpaksa membatalkan semua agenda acara,” ucap sumber di lingkungan Kejagung, Selasa (2/9/2025).
Sumber mengatakan, Kejagung hanya menggelar kegiatan upacara Harlah Kejaksaan RI yang dipimpin langsung Jaksa Agung ST. Baharudin dilapangan Kejagung.
Dari pengamatan media, tampak sebuah tenda besar yang berada di pelataran Gedung Kejaksaan Agung tengah membongkar tenda raksasa.
Kabarnya selain acara tausiah agama, Panpel juga telah mengundang penyanyi dan grup band papan atas.
“Semua acara telah dibubarkan,” katanya.
Namun sang sumber enggan menjelaskan akibat pembatalan itu konon Panpel harus mengalami kerugian berupa finansial yang kadung telah dibayarkan kepada pihak Event Organizer.
Pertanyaan mendasar darimanakah sumber uang besar itu berasal untuk membayar acara semegah itu?. Sejauh ini media sudah berusaha menghubungi Kapuspenkum Kejaksaan Agung. (Sofyan)






