BERITA JAKARTA – Seorang penumpang penerbangan Maskapai TransNusa tengah menjadi viral di sosial media.
Pasalnya, diketahui sosok bernama Fatisah diduga menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh staf Maskapai TransNusa.
Kasus pelecehan itu, terjadi saat penumpang dari Maskapai TransNusa Fatisah mendapati kopernya muncul dibagasi Bandara Soekarno-Hatta dengan stiker yang tidak senonoh.
Menanggapi hal itu, Koordinator Koalisi Mahasiswa Pemuda Indonesia (KOMPI), Alfiansyah mengatakan, kasus itu tidak boleh dibiarkan dan tidak hanya cukup dengan teguran dan minta maaf.
“Ngak cukup cuma teguran dan permintaan maaf dari pihak Maskapai namun perkara tersebut harus ditindak lanjuti,” tegas Alfiansyah kepada Matafakta.com, Rabu (6/8/2025).
“Agar memberikan efek jerah kepada Maskapai yang melakukan perbuatan tidak etis kepada penumpangnya,” sambung Alfiansyah.
Apabila, kata Alfian, pihak manajemen Maskapai penerbangan TransNusa tidak dibenahi maka akan terus melakukan kesalahan yang sama.
“Buruknya pelayanan Maskapai tidak terlepas dari lemahnya pengawasan dan kecerebohan manajemen. Padahal, faktor keselamatan dan kenyamanan dalam bisnis penerbangan adalah hal utama,” tuturnya.
Kasus seperti ini, lanjut Alfian, tidak boleh di reduksi pelanggaran etik Internal semata, harus ada proses hukum sebagai tindak pidana yang serius.
“KOMPI menghimbau seluruh Maskapai khususnya PT. TransNusa Aviation Mandiri untuk tidak menyelesaikan kasus pelecehan seksual hanya secara administratif atau didiamkan demi menjaga nama baik perusahan,” ujarnya.
“Tidak boleh teloransi dengan alasan apapun, kenyamanan penumpang terutama perempuan harus jadi prioritas. Insiden yang viral di media sosial itu dinilainya sebagai peringatan serius bahwa moda transportasi di Indonesia belum sepenuhnya aman, terkhususnya bagi perempuan,” tambahnya.
Dikatakan Alfiansyah, Negara wajib hadir menjamin keamanan dan kenyamanan perempuan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk di transportasi umum.
“Kami juga berharap Kementerian Perhubungan dan Aparat Penegak Hukum agar bertindak proaktif, cepat, adil dan transparan dalam mengusut kasus yang memalukan dunia penerbang di Indonesia ini,” ulasnya.
Publik pun berharap peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bersama agar nantinya tidak ada lagi pelecahan di penerbangan Tanah Air.
Tuntutan Koalisi Mahasiswa Pemuda Indonesia (KOMPI)
- Mendesak Mabes Polri segera melakukan penyelidikan secara mendalam terkait kasus dugaan pelecehan penumpang oleh staff Maskapai TransNusa.
- Mendesak Menteri Perhubungan memberikan sanski tegas kepada maskapai TransNusa atas kelalaiannya dan kurangnya pengawasan sehinggah berakibatkan terjadinya kasus pelecahan tersebut.
- Evaluasi seluruh Jajaran Direksi maskapai TransNusa yang dinilai kurangnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpangnya.
- Mengecam keras tindakan dugaan pelecehan staff maskapai TransNusa kepada penumpang, dan mendorong pemerintah untuk menempatkan keselamatan perempuan sebagai bagian utama. (Sofyan)






