Kodam Brawijaya dan Yayasan Buddha Tzu Chi Bersinergi Tangani Katarak

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kodam Brawijaya & Yayasan Buddha Tzu Chi

Kodam Brawijaya & Yayasan Buddha Tzu Chi

BERITA SURABAYAKolaborasi penanganan penyakit katarak dilakukan oleh Kodam V Brawijaya dan pihak Yayasan Buddha Tzu Chi. Penanganan penyakit katarak itu digelar di RST III Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/7/2025) pagi.

Di lokasi itu, terdapat ratusan penderita katarak yang didominasi oleh para lansia. Mereka tak hanya berasal dari Surabaya saja, ada pula yang berasal dari Gresik, Sidoarjo, Bangkalan hingga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Aksi sosial yang dilakukan oleh Kodam V Brawijaya dan Yayasan Buddha Tzu Chi itu, sontak mendapat dukungan dari berbagai kalangan tenaga medis mulai dari dokter umum, dokter khusus mata, hingga dari para mahasiswa sekolah tinggi kesehatan.

Apresiasi pun tak lepas disampaikan oleh Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, terkait aksi kolaborasi pada pelaksanaan bakti sosial tersebut.

Pangdam mengungkapkan, saat ini terdapat 200 pasien yang telah melaksanakan operasi katarak di RST Brawijaya.

“Ini merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI-AD, khususnya Kodam Brawijaya terhadap masyarakat. Kita menyadari bahwa kondisi saat ini untuk pemerataan layanan kesehatan masih menjadi masalah tersendiri yang perlu kita atasi bersama,” jelas Pangdam.

Selain layanan kesehatan, Mayjen TNI Rudy menegaskan jika Satuan di jajarannya juga berkomitmen untuk berperan aktif dalam membantu Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selain baksos, kita juga banyak peran-peran nyata mulai dari para Babinsa di lapangan sampai dengan kita yang di Kodam, terkait ketahanan pangan, penanganan stunting, MCK dan lain sebagainya. Tentunya, itu semua tak lepas dari peran pihak-pihak terkait,” bebernya.

Pangdam berharap, pelaksanaan baksos yang berlangsung di RST saat ini bisa berjalan dengan lancar. Sehingga, para pasien tersebut bisa merasakan dampak langsung dari penanganan yang digelar saat ini.

“Penyakit katarak ini bukan penyakit biasa. Dampaknya untuk si penderita penyakit ini luas sekali. Terkait kualitas hidup, produktivitas dan interaksi sosial,” pungkasnya.

Senada, Ketua Kehormatan Yayasan Buddha Tzu Chi, Soedomo Mergonoto, menambahkan, layanan kesehatan berupa penanganan penyakit katarak kali ini, telah digelar untuk keempat kalinya, dan dimulai pada tahun 2011 lalu.

Dirinya mengungkapkan, Yayasan Buddha Tzu Chi secara rutin mengadakan bakti sosial kesehatan, termasuk salah satunya operasi katarak di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Surabaya.

“Penyelenggaraan bakti sosial kesehatan ke-149 Tzu Chi ini, lebih difokuskan dalam operasi katarak,” tandasnya.

Sekedar informasi, Yayasan Buddha Tzu Chi didirikan pada tahun 1966 silam atau lebih tepatnya 58 tahun lalu. Yayasan itu berpusat di Hualien, Taiwan dan saat ini telah memiliki kantor cabang sebanyak 372 di 66 Negara.

Di Indonesia sendiri, Yayasan itu didirikan di tahun 1993. Diawal berdirinya, Yayasan Buddha Tzu Chi telah menggelar kegiatan sosial.

Hinggga saat ini, Tzu Chi telah memiliki kantor penghubung di 18 wilayah di Indonesia. Kegiatan Tzu Chi, terfokus pada misi amal sosial, kesehatan, pendidikan, budaya humanis, bantuan bencana, hingga pelestarian lingkungan. (Wahyu)

Berita Terkait

Panglima TNI: Olahraga Bentuk Karakter dan Semangat Pantang Menyerah
Hari Ke-20, Penanganan Gempa NTT, TNI Kirim 1.080,013 Ton Bantuan
Irjen TNI Berikan Briefing Bahas Berbagai Isu Terkini
Aksi Cepat TNI Respons Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung
TNI Kerahkan 1.482 Personil Perkuat Penanganan Karhutla di Berbagai Wilayah
Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Jaga Permukiman Dari Ancaman Karhutla
8.126 Personel TNI Dikerahkan dan 1.011,756 Ton Bantuan Disalurkan
TNI-Kementerian PU Perkuat Sinergi Pengelolaan Sumber Daya Air

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:01 WIB

Panglima TNI: Olahraga Bentuk Karakter dan Semangat Pantang Menyerah

Jumat, 4 September 2026 - 07:44 WIB

Hari Ke-20, Penanganan Gempa NTT, TNI Kirim 1.080,013 Ton Bantuan

Kamis, 3 September 2026 - 20:52 WIB

Irjen TNI Berikan Briefing Bahas Berbagai Isu Terkini

Rabu, 2 September 2026 - 16:40 WIB

Aksi Cepat TNI Respons Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:24 WIB

TNI Kerahkan 1.482 Personil Perkuat Penanganan Karhutla di Berbagai Wilayah

Berita Terbaru