Pemerintah Diminta Segera Ambil Alih Tol Cawang–Pluit–Tanjung-Priok

- Jurnalis

Senin, 9 Juni 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Jalan Tol

Ilustrasi Jalan Tol

BERITA JAKARTA – Pemerintah diminta tidak lagi tunduk pada kepentingan swasta dalam pengelolaan Jalan Tol.

Seruan itu, datang dari Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi yang menyoroti praktik pembagian hasil konsesi Tol Dalam Kota (Dalkot) Cawang–Pluit–Tanjung Priok yang disebut sangat merugikan Negara.

Tol tersebut saat ini dikelola oleh PT. Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), perusahaan milik pengusaha, Jusuf Hamka.

Menurut Uchok, sejak awal perjanjian konsesi, porsi keuntungan untuk Pemerintah terbilang amat kecil.

“Awalnya Pemerintah atau BUMN hanya mendapat 25 persen. Sementara PT. CMNP mengantongi 75 persen,” terang Uchok kepada wartawan, Senin (9/6/2025).

Lalu pada 2002, Pemerintah hanya naik sedikit ke 35 persen dan PT. CMNP tetap dominan di 65 persen.

“Baru pada 2003 hingga 2025 Pemerintah mendapat 45 persen, tapi PT. CMNP tetap lebih besar yakni, 55 persen!,” ungkapnya.

Angka-angka itu makin mengkhawatirkan jika dibandingkan dengan pendapatan PT. CMNP yang meroket.

Pada 2023 saja, perusahaan ini membukukan pemasukan hingga Rp7,6 triliun, naik drastis dari Rp4,4 triliun pada 2022 dan 2021.

Uchok menilai keputusan Pemerintah memperpanjang konsesi kepada PT. CMNP sebagai langkah keliru yang mengorbankan kepentingan rakyat.

“Dengan pendapatan sebesar itu, mengapa Pemerintah terus menyerahkan pengelolaan Jalan Tol kepada swasta? Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Negara harus hadir, jangan hanya jadi penonton,” kritik Uchok.

Uchok juga mendesak, agar Pemerintah membatalkan perpanjangan konsesi dan segera mengambil alih pengelolaan tol strategis tersebut.

“Jangan lagi swasta diprioritaskan dalam urusan vital seperti Jalan Tol. Pemerintah harus berani ambil alih demi keadilan dan kedaulatan ekonomi,” pungkas Uchok. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB