Issue Beking Membeking Oknum Suburkan Dugaan Korupsi di Bekasi

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BERITA BEKASI – Tampaknya penegakkan hukum terkait laporan kasus dugaan korupsi di daerah disinyalir masih tebang pilih atau sesuaian pesanan yang punya kepentingan yang harus menjadi perhatian serius.

Hal itu dikatakan Ketua Jaringan Nusantara Watch (JNW) menyoroti beberapa kasus baik yang masuk di Polda Metro Jaya maupun Kejaksaan Negari (Kejari) wilayah di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Sebenarnya sudah santer issue beckup-membeckup dan bargening kasus dengan barter proyek atau kepentingan yang punya kedudukan atau power namun sayangnya hal tersebut sulit dibuktikan,” terang Indra, Senin (10/3/2025).

Makanya, sambung Indra, pejabat diwilayah santai-santai aja ketika dilaporkan adanya temuan atau dugaan korupsi karena merasa sudah ada yang menjaga atau membeckup mereka terkait adanya laporan tersebut.

“Suara media maupun suara kelompok control social lainnya diduga hanya dijadikan alat bargening. Faktanya, dari sekian banyaknya laporan dugaan korupsi diwilayah jarang yang berlanjut,” ungkapnya.

Seperti, kata Indra, kasus proyek Naskah Akademik Rp30 juta per-Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bekasi yang ditangani Unit 1 Subdit V Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang sampai sekarang hilang kabarnya.

Padahal, lanjut Indra, dalam penyidikan kasus itu Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sudah memeriksa puluhan Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi, termasuk pemilik PT. Duta Karya Djemat yang mengaku tidak pernah terlibat langsung.

“Bahkan Kepala Dinas yang membawahi Desa se-Kabupaten Bekasi yaitu DPMD, Rahmat Atong sudah diperiksa namun sudah setahun lebih hingga kini tahun 2025 sudah tidak terdengar lagi kabarnya,” ulas Indra.

Begitu juga, kata Indra, dengan Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA), Kota Bekasi Laporan Informasi (LI) Nomor: LI 73/II/RES.3.3./2023/Ditrekrimsus Tanggal 28 Februari 2023 terkait proyek peningkatan saluran skunder dilingkungan Perumahan se-Kota Bekasi.

“Dalam penyidikannya, 60 orang diperiksa, termasuk Kepala DBMSDA, Sekretaris, Kepala Bidang hingga Kepala Seksi dan ASN. Penyelidikan itu dimassa Plt Walikota Bekasi, Tri Adhianto. Namun hingga kini juga hilang kabar,” sindirnya.

Selain itu, proyek pengadaan pompa banjir yang sempat ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi adanya potensi kerugian Negara dan penyalahgunaan anggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Bekasi tahun 2022.

“Bidang Pidsus berdasarkan surat perintah Nomor: Print-1/M.2.17/Fd.2/05/2024 Tanggal 31 Mei 2024 yang sudah memeriksa pejabat PPK, terkait pengadaan submersible 1500 liter-detik dan Genset 500K juga hilang tanpa kabar,” imbuhnya.

Untuk itu, tambah Indra, perlu menjadi perhatian serius Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait situasi penegakkan hukum permberantasan tindak pidana korupsi diwilayah yang kian merajalela khususnya di Bekasi baik Kota maupun Kabupaten Bekasi.

“Ini perlu menjadi perhatian serius bagi Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terkait pemberantasan dugaan kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di daerah khususnya di Bekasi dan issue beking membeking,” pungkasnya. (Dhendi)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB