Ini Penampakan Meubelair ‘Sultan’ Beraroma KKN di Kejari Jakpus

- Jurnalis

Rabu, 19 Februari 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadaan Meubelair Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat

Pengadaan Meubelair Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat

BERITA JAKARTA – Inilah penampakan meubelair mewah milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat seharga Rp7 miliar. Sepintas memang tidak ada yang istimewa dari wujud perkakas kantor hukum yang berlokasi di Kemayoran Jakpus itu.

Saat Matafakta.com menyambangi Kejari Jakpus, Rabu 19 Februari 2025, terlihat satu set kursi tamu berwarna abu-abu berlapis kayu di depan lobby dan satu set di ruangan tengah kantor Korps Adhyaksa tersebut.

Di lobby, sempat merasakan duduk dibangku dengan bantal kursi yang konon berharga yang cukup fantastis yakni, Rp7 miliar. Empuk dan nyaman, karena mungkin saja masih dalam kondisi baru.

Kemudian ada juga di ruang kerja Kasie Intel Bani Immanuel Ginting, terdapat lemari kaca berkelir putih untuk tempat penyimpanan dokumen dan sejumlah kursi kerja menggunakan roda dan berlapis besi.

Namun, jika dibandingkan pada toko online blibli.com satu set kursi tamu stainless steel minimalis seharga Rp20.880.000. Kemudian harga kursi kantor putar staff jaring premium Rp290.000. Selanjutnya lemari arsip kantor tempahan Rp20 juta.

Menurut keterangan Kepala Seksi (Kasie) Intelejen, Bani Immanuel Ginting mengatakan, pengadaan permebelan tersebut, sudah lama dianggarkan dan tidak ada hubunganya dengan efisiensi anggaran.

“Itu (pengadaan alat kantor) sudah dianggarkan dan anggaran, bukan dari DIPA Kejari Jakpus, tetapi anggaran dari Kejaksaan Agung,” ucap Bani, Rabu (19/2/2025).

Padahal, dalam dokumen yang diperoleh Matafakta.com, anggaran pengadaan kursi, lemari dan interior pada tahun 2024 bersumber DIPA Kejari Jakpus tahun anggaran 2024.

Bani juga menuturkan meubelair yang berada di kantor Kejari Jakpus tidak pernah diganti sejak kantor Kejari Jakpus berada di Jalan Gajahmada, Jakarta Pusat pada 1980.

“Sejak kantor kami berada di Jalan Gajahmada Jakarta Pusat tahun 1980 baru kali ini kami mengganti peralatan kantor,” sambungnya.

Namun Bani tidak membantah soal keberadaan lampu gantung super mewah berbahan kristal. Sayangnya dia tidak menjelaskan letak posisi lampu kristal tersebut, ditempatkan. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB