Dugaan Amnesia Oknum Penyidik Pidsus Kejagung Soal kasus PLN dan BTS 4G

- Jurnalis

Senin, 10 Juni 2024 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejagung RI

Kejagung RI

BERITA JAKARTA – Dugaan perkara korupsi proyek penggadaan tower transmisi PLN senilai Rp2, 251 triliun kian menambah panjang daftar buram penanganan hukum “setengah hati” tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung).

Padahal, perkara itu telah dilakukan proses penyidikan 2 tahun lalu tepatnya Kamis 14 Juli 2022 yang tertuang dalam Sprindik No. Print-39/F.2/Fd.2/07/2022.

Selain itu, pengumuman penerbitan Sprindik juga disampaikan langsung Jaksa Agung ST. Burhanuddin di Lobi Gedung Menara Kartika Adhyaksa pada Senin 25 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, entah mengapa hingga tahun 2024, tim Penyidik Pidsus Kejagung tidak juga berhasil menemukan tersangka yang patut bertanggungjawab dalam kasus korupsi Rp2,251 triliun tersebut

Wakil Ketua Lembaga Pengawasan, Pengawalan dan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI), Kurniawan Adi Nugroho, mengancam Pidsus Kejagung agar segera menetapkan tersangka korupsi proyek tower transmisi PLN senilai Rp2, 251 triliun hingga akhir Juli 2024.

Baca Juga :  Langgar Kode Etik, BK DPD-RI Diminta Berikan Sangsi Tegas LaNyalla

“Apabila hingga akhir Juli 2024 pihak Penyidik Pidsus Kejagung tidak menetapkan tersangka, kami gugat ke Pengadilan,” tegas Kurniawan, Senin (10/6/2024).

PENYIDIKAN BTS “ADEM AYEM”

Sebelumnya berhembus kabar sikap pihak Pidsus Kejagung konon “adem ayem” terkait status Menpora Dito Ariotedjo dan Nistra Yohan terkait proyek pemancar signal alias BTS 4G.

Pasalnya, hingga kini baik Dito Ariotedjo maupun Nistra Yohan belum ditentukan nasibnya. Meskipun pihak Pidsus Kejagung telah menyita uang sebesar Rp40 miliar yang diserahkan Kuasa Hukum, Irwan Hermawan, Maqdir Ismail.

Padahal, berdasarkan keterangan Irwan Hermawan dan Windi Purnama yang kini telah menjadi terpidana kasus tersebut, terdapat aliran dana korupsi BTS 4G yang menglir ke oknum anggota DPR Komisi 1 melalui Nistra Yohan.

Baca Juga :  Lim Lie Ie Diberhentikan Secara Sepihak Tanpa Kompensasi

“Memang berani (penyidik pidsus Kejagung memanggil) Nitra Johan,” sindir Kurniawan saat diminta tanggapan soal dugaan aliran dana sebesar Rp70 miliar yang mengalir ke Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senin 3 Mei 2024.

Sebab sejauh ini menurut keterangan Kurniawan, penyidik telah dua kai memanggil yang bersangkutan secara patut, akan tetapi entah mengapa Nistra seolah ogah penuhi panggilan penyidik?.

“Nistra udah dipanggil dua kali tapi ngak datang tanpa alasan yang sah. Plus sudah disebut dalam tiga putusan Pengadilan Tipikor terhadap tiga terpidana yang berbeda, Tapi penyidik Kejagung ngak ada tuh keluar perintah bawa,” seloroh Kurniawan. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus Vina Cirebon Vs Jessica Bukti Penegakan Hukum Sudah Rusak
Langgar Kode Etik, BK DPD-RI Diminta Berikan Sangsi Tegas LaNyalla
Pakar: Pemain Judi Online Adalah Pelaku Kejahatan Bukan Korban Judol
Asset Sitaan Raib, Oknum Brigjen Whisnu Hermawan di Adukan ke Presiden
Banding KPK Diterima, Mantan Hakim Agung Gazalba Saleh Kembali Diadili
Penyidikan Perkara Korupsi PT. PGN Terus Berkembang
Jauh Dari Target 80 Senator, Deklarasi Paket Pimpinan DPD-RI LaNyalla Dinilai Gagal
Penderita Kanker Warga Kabupaten Bekasi Harapkan Pemerintah Buat Rumah Singgah
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 07:28 WIB

Kejari Kabupaten Bekasi Diminta Tangkap Mantan Dirut Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 24 Juni 2024 - 11:00 WIB

Waduh…!!!, Perusahaan Daftar Hitam UI Menangkan Lelang di Kota Bekasi 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:54 WIB

Ini Kata Delvin Chaniago Soal Rencana Penyuluhan Petugas Damkar Kota Bekasi

Senin, 24 Juni 2024 - 08:53 WIB

Soal Pembatalan Proyek PSEL, JNW: Bisa Aja Mantan Walikota Bekasi Ngelesnya!

Minggu, 23 Juni 2024 - 09:45 WIB

FKMPB: Peran Kepala Bidang di Dinas Kabupaten Bekasi Mandul  

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:19 WIB

Bentuk Dinasti, LSM LIAR Desak Inspektorat Audit Desa Pantai Harapan Jaya

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:51 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Resmi Batalkan Proyek PSEL Kota Bekasi

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:42 WIB

Harus Pulangi Rp4,7 Miliar, JNW: Proses Hukum Menanti Dispora Kota Bekasi     

Berita Terbaru

Foto: Alvin Lim, SH, MH

Berita Utama

Kasus Vina Cirebon Vs Jessica Bukti Penegakan Hukum Sudah Rusak

Selasa, 25 Jun 2024 - 18:32 WIB

Deklarasi Paket Pimpinan DPD-RI 2024-2029

Berita Utama

Langgar Kode Etik, BK DPD-RI Diminta Berikan Sangsi Tegas LaNyalla

Selasa, 25 Jun 2024 - 18:09 WIB

Foto: Menkoinfo Budi Arie Setiadi (Kiri) dan Pakar Hukum, Abdul Fickar Hadjar (Kanan)

Berita Utama

Pakar: Pemain Judi Online Adalah Pelaku Kejahatan Bukan Korban Judol

Selasa, 25 Jun 2024 - 17:49 WIB