Fitnahan Oknum PT. Gajah Tunggal, CV. Agung Jaya Rugi Rp100 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 4 Juni 2024 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Advokat Alvin Lim, SH, MH Bersama Ny. Egi pihak CV. Agung Jaya

Foto: Advokat Alvin Lim, SH, MH Bersama Ny. Egi pihak CV. Agung Jaya

BERITA JAKARTA – Ibu Egi perwakilan dari CV. Agung Jaya mendatangi LQ Indonesia Law Firm untuk menceritakan masalah yang sedang dialaminya.

Pada 15 April 2020 CV. Agung Jaya melakukan pengiriman barang ke PT. Gajah Tunggal seuai dengan PO yang disertakan juga surat jalan dan Certificate of Analysis (COA).

Proses pengiriman dilakukan seperti biasa dan sesuai dengan prosedur mereka (cek lab dan lain-lain) dan hari itu dinyatakan barang diterima PT. Gajah Tunggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, pada 22 Juni 2020, pihak PT. Gajah Tunggal mengirimkan email yang isinya menyatakan bahwa barang yang dikirim CV. Agung Jaya pada 15 April 2020, memiliki kualitas yang tidak baik.

Dinyatakan bahwa hasil lab menunjukan kotoran diambang batas maksimum dan ketika diminta hasil lab-nya, tapi tidak diberikan pihak PT. Gajah Tunggal.

Baca Juga :  Ini Kata Advokat Alvin Lim Soal Untung Rugi Tekhnik Short Selling

Selanjutnya, pada 30 Juli 2020, CV. Agung Jaya kembali mendapatkan email dari PT. Gajah Tunggal yang menyatakan bahwa berdasarakan email tertanggal 22 Juni 2020 itu barang tidak bisa diproses dan akan ditolak.

Akibat dari penolakan barang tersebut CV. Agung Jaya mengalami kerugian kurang lebih senilai Rp100 miliar. Sejak saat itu, CV. Agung Jaya tidak bisa mengirimkan kembali barang ke PT. Gajah Tunggal dengan alasan barang yang tidak memenuhi Standard Nasional.

Sementara itu, hasil lab dari PT. Gajah Tunggal akhirnya kami dapatkan dan hasilnya menunjukan bahwa kualitas barang kami bagus dan sesuai Standard Nasional.

Kaitan hal tersebut, pada 29 April 2023 CV. Agung Jaya melaporkan ke Kepolisian perihal fitnahan dari pihak PT. Gajah Tunggal, dimana laporan ini mengalami proses yang cukup lama.

Baca Juga :  Kasus Vina Cirebon Vs Jessica Bukti Penegakan Hukum Sudah Rusak

Baru ditanggal 21 Mei 2024 keluar Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang isinya menyatakan sedang dalam proses klarifikasi saksi.

Harapan dari CV. Agung Jaya adalah laporan perkara ini dapat berjalan lancer dan sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

“Kepada Bpk Kapolres Jakarta Pusat kiranya dapat membantu mengatensi dan dapat ditindak lanjuti mengingat kasus ini mengakibatkan kerugian yang cukup besar yaitu senilai kurang lebih Rp100 miliar,” ujar Advokat Alvin Lim. (Indra)

 

TENTANG LQ INDONESIA LAW FIRM

LQ Indonesia Law Firm adalah firma hukum terdepan dalam penanganan kasus pidana, keuangan dan ekonomi khusus. LQ Indonesia Law Firm memiliki cabang di 4 Kota dan dapat di hubungi di hotline:

Kantor Pusat 0817-4890-999

Tangerang 08179999489

Jakarta Barat 08111-534489

Surabaya 0818-0454-4489

e-Mail di [email protected]

Berita Terkait

Kasus Vina Cirebon Vs Jessica Bukti Penegakan Hukum Sudah Rusak
Langgar Kode Etik, BK DPD-RI Diminta Berikan Sangsi Tegas LaNyalla
Pakar: Pemain Judi Online Adalah Pelaku Kejahatan Bukan Korban Judol
Asset Sitaan Raib, Oknum Brigjen Whisnu Hermawan di Adukan ke Presiden
Banding KPK Diterima, Mantan Hakim Agung Gazalba Saleh Kembali Diadili
Penyidikan Perkara Korupsi PT. PGN Terus Berkembang
Jauh Dari Target 80 Senator, Deklarasi Paket Pimpinan DPD-RI LaNyalla Dinilai Gagal
Penderita Kanker Warga Kabupaten Bekasi Harapkan Pemerintah Buat Rumah Singgah
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 07:28 WIB

Kejari Kabupaten Bekasi Diminta Tangkap Mantan Dirut Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 24 Juni 2024 - 11:00 WIB

Waduh…!!!, Perusahaan Daftar Hitam UI Menangkan Lelang di Kota Bekasi 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:54 WIB

Ini Kata Delvin Chaniago Soal Rencana Penyuluhan Petugas Damkar Kota Bekasi

Senin, 24 Juni 2024 - 08:53 WIB

Soal Pembatalan Proyek PSEL, JNW: Bisa Aja Mantan Walikota Bekasi Ngelesnya!

Minggu, 23 Juni 2024 - 09:45 WIB

FKMPB: Peran Kepala Bidang di Dinas Kabupaten Bekasi Mandul  

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:19 WIB

Bentuk Dinasti, LSM LIAR Desak Inspektorat Audit Desa Pantai Harapan Jaya

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:51 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Resmi Batalkan Proyek PSEL Kota Bekasi

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:42 WIB

Harus Pulangi Rp4,7 Miliar, JNW: Proses Hukum Menanti Dispora Kota Bekasi     

Berita Terbaru

Foto: Alvin Lim, SH, MH

Berita Utama

Kasus Vina Cirebon Vs Jessica Bukti Penegakan Hukum Sudah Rusak

Selasa, 25 Jun 2024 - 18:32 WIB

Deklarasi Paket Pimpinan DPD-RI 2024-2029

Berita Utama

Langgar Kode Etik, BK DPD-RI Diminta Berikan Sangsi Tegas LaNyalla

Selasa, 25 Jun 2024 - 18:09 WIB

Foto: Menkoinfo Budi Arie Setiadi (Kiri) dan Pakar Hukum, Abdul Fickar Hadjar (Kanan)

Berita Utama

Pakar: Pemain Judi Online Adalah Pelaku Kejahatan Bukan Korban Judol

Selasa, 25 Jun 2024 - 17:49 WIB