Katanya Regsosek Tapi Masih Ada Keluarga Mampu Terima Bansos Kemenkes RI

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bansos

Ilustrasi Bansos

BERITA BEKASI – Meski sudah dilakukan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) untuk mengetahui profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan namun faktanya dilapangan masih terdapat keluarga kategori mampu yang menerima bantuan Pemerintah Pusat.

“Itu Pemerintah memakai data yang mana? Sebab, 2023 kemarin sudah ada petugas datang minta pendampingan pengurus RT dan RW untuk Regsosek,” terang Indra salah satu Pengurus RT01 RW024, Perum VGH, Kebalen, Selasa (30/1/2024).

Data Regsosek nantinya akan menjembatani koordinasi dan berbagi pakai data lintas lembaga dan lintas daerah untuk memastikan pemakaian data yang konsisten, karena terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat Desa dan Kelurahan.

“Lah..repot kalau begini Pemerintah sudah melakukan Regsosek, tapi nyatanya masih ada keluarga kategori mampu yang menerima undangan bantuan sosial dari Pemerintah Pusat yakni Kemensos RI selama 6 bulan kedepan,” ulasnya.

Menurut Indra, keluarga kategori mampu juga tidak tahu bahwa keluarganya mendapat undangan untuk menerima bantuan sosial dari Kemensos RI yang dibagikan melalui RW kepada Ketua RT wilayah untuk disampaikan kepada calon penerima bansos selama 6 bulan kedepan.

“Salah satu keluarga kategori mampu penerima bansos Kemensos RI juga bingung, tahu-tahu mendapatkan undangan untuk menerima bansos dari Ketua RT setempat yang diterim dari RW wilayah,” ungkapnya.

Sementara, tambah Indra, masih terdapat beberapa warga yang kondisi atau keadaan ekonominya sulit atau memprihatinkan yang justru tidak mendapatkan undangan yang disampaikan RW melalui RT untuk menerima bansos selama 6 bulan kedepan dari Kemensos RI tersebut.

“Ya..begini kalau kinerja Pemerintah antar sektor atau wilayah kacau, sehingga bansos yang diberikan Kemensos RI jadi tidak tepat sasaran. Jangan-jangan bukan hanya diwilayah Perum VGH Kebalen wilayah lain pun begitu lagi,” pungkasnya. (Hasrul)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB