Forwaka Sayangkan Insiden Pengusiran Wartawan di Acara Munas Persaja

- Jurnalis

Selasa, 9 Januari 2024 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Muhammad Iskandar Zulkarnain, SH

Foto: Muhammad Iskandar Zulkarnain, SH

BERITA JAKARTA – Perlakuan semena-mena yang dipertontonkan oknum pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung) saat berlangsungnya rapat kerja nasional Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) di Hotel Aston Sentul, Jawa Barat, Senin (8/1/2024) sore, mendapat sorotan tajam.

Salah satunya dari Ketua Bidang Media Online Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka), Muhammad Iskandar Zulkarnain, SH.

Menurut pandangan pria yang kerap disapa Pak De, dirinya menyayangkan aksi pengusiran sejumlah wartawan yang dilakukan oknum tersebut, apabila benar hal tersebut merupakan salah satu bentuk penghalangan kerja jurnalis.

Sebab kerja jurnalis dilindungi Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999, tentang Pers. Dan penghalangan kerja jurnalistik diancam pidana penjara 2 tahun dan denda Rp500 juta sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) UU Pers.

“Apabila benar, kami sebagai jurnalis sangat menyayangkan sikap oknum tersebut. Sebab kerja jurnalistik dilindungi oleh UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” ucap Pak De jurnalis dari media online Berita Buana.co, Selasa (9/1/2024).

Dikatakan Pak De, wartawan yang tergabung dalam wadah Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) merupakan mitra Kejaksaan Agung.

Sehingga kegiatan yang dilakukan pihak Kejagung, Forwaka kerap mendapat dukungan dari para media untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat.

“Tetapi mengapa kegiatan Rakernas Persaja saat ini terkesan ekslusif dari pemberitaan atau apakah karena acara dilakukan di hotel berbintang sehingga ada dugaan Kejagung alergi dengan keberadaan kami?,” keluh Pak De.

Padahal Jaksa Agung ST. Baharuddin kerap menggaungkan sikap humanis penegak hukum. Sehingga ada dugaan sikap humanis hanya sebagai slogan namun dalam pelaksanaannya berbanding terbalik.

Seperti diketahui, pelaksanaan rapat kerja nasional Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) yang berlangsung di Hotel Aston, Sentul, Jawa Barat, diwarnai insiden pengusiran wartawan.

Peristiwa berawal sekitar pukul 16.00 WIB saat sejumlah pewarta akan meliput kegiatan Rakernas Persaja, tiba-tiba seorang rekan jurnalis dihampiri lelaki.

Lelaki tersebut menurut pengakuan seorang pewarta, memintanya agar meninggalkan lokasi Rakernas Persaja dengan alasan peserta Rakenas tengah berkonsterasi dalam kegiatan itu.

Meskipun sang pewarta telah menjelaskan identitas diri bersama-sama dengan rekan pers yang tergabung dalam Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) namun tidak dihiraukan.

Oknum pegawai Kejagung tersebut tak butuh penjelasan dari sejumlah jurnalis dan tetap memanggil Petugas Keamanan Dalam (Kamdal) Kejagung untuk mengusir jurnalis dari arena Rakernas Persaja.

“Kami sudah menjelaskan identitas diri bahwa kami adalah wartawan yang tergabung di Forwaka,” ujarnya, Senin (8/1/2024) sore.

Tak berhenti disitu, setelah sejumlah pewarta hengkang dan menuju ruang parkir kendaraan, pria itu tetap mengikuti serta meminta bantuan pihak tentara agar memaksa wartawan segera pergi.

“Mohon maaf kami sudah diperintahkan bos untuk segera mengosongkan area ini,” kata seorang pria berpakaian ala tentara tersebut. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:29 WIB

AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB