Tak Pernah Direspon, Saluran Limbah PT. De Heus Indonesia Kembali Jebol

- Jurnalis

Rabu, 27 Desember 2023 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tanggul Limbah PT. Universal Narogong, Bantargebang Jebol

Foto: Tanggul Limbah PT. Universal Narogong, Bantargebang Jebol

BERITA BEKASI – Saluran limbah PT. De Heus Indonesia (PT. Universal Agri Bisnisindo) yang berlokasi di Jalan Narogong Pangkalan V, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali jebol dan membanjiri rumah warga.

Sebelumnya, warga Curug Parigi telah mempersoalkan saluran limbah PT. De Heus Indonesia yang sudah tiga kali jebol, namun tidak pernah mendapat respon dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Diberitakan Matafakta.com pada Rabu 10 Mei 2023 lalu merupakan jebol yang ketiga saluran limbah PT. De Heus Indonesia yang sempat dikunjungi Lurah Cikiwul yang mendatangi lokasi namun tidak bisa berbuat banyak.

“Lah, kalau sekarang ini jebol yang keempat. Warga dah bingung mau bersuara kemana lagi, karena tidak pernah dapat respon serius dari Pemerintah setempat,” kata Mawi salah seorang pemuda yang tinggal tak jauh dari wilayah, Rabu (27/12/2023).

Kepada Matafakta.com, Mawi mengaku, pernah menyarankan warga untuk membuat surat pengaduan baik ke Pemerintah setempat maupun ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, terkait hal tersebut.

“Saya sempat menyarankan mereka untuk bersurat, tapi mereka bingung seperti apa suratnya dan kemana mau dilayangkan. Ya, kita maklumi aja, tapi saya berharap melalui media pihak-pihak terkait juga bisa merespon,” kata Mawi.

Warga berharap, lanjut Mawi, pihak perusahaan bisa membuat sistim buangan limbahnya tertutup seperti paralon atau besi, tidak seperti sekarang seperti yudit drainase tanpa tutup sehingga uapnya kemana-mana.

“Warga mengeluh kulitnya gatal dan juga suka sesak nafas, termasuk baunya juga benar-benar bau apa lagi jika habis turun hujan. Kita berharap dinas terkait Pemerintah setempat segera mengambil tindakkan lah,” jelasnya.

Dari pengakuan warga, tambah Mawi, bahwa saluran pembuangan limbah pabrik yang memproduksi pakan ternak tersebut dalam satu bulan ini, sudah jebol tiga kali, sehingga warga kecewa pihak perusahaan tidak terlalu serius memikirkan dampak lingkungan.

“Kalau dalam satu bulan kemarin sudah tiga kali jebol artinya pihak perusahaan tidak terlalu serius memikirkan dampak lingkungan. Apalagi kalau setelah dilakukan pengecekan ternyata mengandung B3 bisa pidana. Ini sudah jebol yang keempat,” pungkas Mawi. (Indra)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Berita Terbaru