Hilang Ratusan Miliar, Korban Penipuan Alkes Bodong Minta Jaksa Tuntut Maksimal

- Jurnalis

Jumat, 17 November 2023 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung PN Jakpus

Gedung PN Jakpus

BERITA JAKARTA – Ratusan korban penipuan Alat Kesehatan (Alkes) yang dilakukan para residivis pelaku investasi bodong yakni Viny Aurelia Kurniawan, Benny Sondakh, Dyna Rahmawaty dan Dudi Ardiansyah di Simprug Poris Blok E.5 12.A RT003-RW.004, Kelurahan. Caca Baru, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten kembali diadili, Rabu (15/11/2023).

Beberapa tahun lalu, para pelaku pernah diadili di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dengan dakwaan penipuan dan penggelapan Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP yang dihukum masing-masing, Vinny 3 tahun penjara, Benny Sondah 2,6 dan Budi Andriansya 2,6 tahun. Sementara, Dina Rahmawati istri Dudi Andriansya dibebaskan Hakim.

Korban penipuan Alkes meminta keadilan pada pimpinan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rizal Simanjuntak Cs agar menuntut secara maksimal hukuman pidana kepada Ketua Majelis Hakim, Buyung Dwikoro atas aksi tipu-tipu komplotan Viny.

Pasalnya, Viny dan kawan-kawan telah membuat sekitar 263 orang korban investasi Alkes bodong, dibuat sengsara serta menderita kerugian mencapai Rp502 miliar.

Lantaran kejahatan serius itu pula, Jaksa Rizal Simanjuntak pun mendakwa 4 terdakwa dengan tuduhan beragam diantaranya, telah melakukan kejahatan Pasal 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor 8 Tahun 2010, tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kronologis

Terdakwa Viny Aurelia Kurniawan (VAK), awalnya membuat status di WhatsApp dan testimonial di WhatsApp, dimana status tersebut berisi tentang penawaran suntik modal beserta modal dan keuntungan serta bukti-bukti transfer pencairan.

Baca Juga :  Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa

Setelah itu, korban mengirim pesan singkat lewat WhatsApp menanyakan status dan testimonial tersebut. Kemudian VAK lalu menjelaskan kepada korban soal investasi suntik modal Alkes dengan produk berupa sarung tangan, APD, hazmat, sepatu bot.

Terdakwa VAK menawarkan korban untuk ikut. Korban sempat menanyakan soal keamanan uang dan kepastian cair atau tidaknya keuntungan semisal ikut suntik modal. VAK pun menjelaskan kalau gudang dan fisik barang Alkes tersebut ada di Bintaro. Kemudian korban menelepon VAK untuk mengecek validan suntik modal. (Sofyan)

Berita Terkait

Penyidik Pidsus Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Pengelola Dana Dapen PT. BA
Buron 7 Tahun Terpidana Perpajakan Berhasil Ditangkap Satgas SIRI Kejagung
Disparitas Sidang Korupsi dan Sandal Jepit
Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung
Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa
Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  
Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana
Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 22:43 WIB

Penyidik Pidsus Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Pengelola Dana Dapen PT. BA

Kamis, 18 April 2024 - 23:01 WIB

Disparitas Sidang Korupsi dan Sandal Jepit

Kamis, 18 April 2024 - 15:40 WIB

Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung

Kamis, 18 April 2024 - 14:17 WIB

Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa

Kamis, 18 April 2024 - 11:13 WIB

Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  

Jumat, 5 April 2024 - 20:51 WIB

Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana

Kamis, 4 April 2024 - 16:31 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK

Kamis, 4 April 2024 - 11:58 WIB

Tipikor Kupang Vonis Bebas 4 Terdakwa Pemanfaatan Aset Pemprov NTT

Berita Terbaru

Aksi Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia di Mahkamah Agung

Berita Utama

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:07 WIB

Foto: Mochtar Muhamad (M2)

Seputar Bekasi

Eks Walikota Bekasi M2 Masih di Hati Masyarakat Kota Bekasi

Senin, 22 Apr 2024 - 14:43 WIB