Terus Bernarasi Negatif, AMPUH: Polri Jangan Lemah Hadapi Denny Indrayana

- Jurnalis

Kamis, 22 Juni 2023 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Denny Indrayana

Foto: Denny Indrayana

BERITA JAKARTA – Sejak bergabung dengan partai politik dan berniat maju menjadi Anggota Legislatif DPR RI pada Pilkada 2024 mendatang, Prof. Denny Indrayana, terus menyerang dan membangun narasi negative.

Hal itu, dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aliansi Masyarakat dan Pemuda Nusantara Merah Putih (AMPUH), Heru Purwoko yang menginginkan Polri menanggapi sudah adanya laporan masyarakat terhadap, Denny Indrayana.

“Itu bagaimana dengan ada laporan polisi terkait narasi negative soal putusan Mahkamah Konstitusi terkait Uji Materi UU Pemilu yang tidak terbukti,” kata Heru kepada Matafakta.com, Kamis (22/6/2023).

Paling tidak, sambung Heru, mantan Wakil Menteri Hukum dan Ham (Wamenkumham) itu, tidak menjadi kebiasaan memproduksi narasi-narasi negative yang berpotensi membuat kekacauan atau gaduh mamasuki tahun politik.

“Karena, narasi yang dibangun Denny Indrayana, bukanlah sebuah kritik untuk perbaikan Pemerintah. Tapi sebaliknya justru kalau terus dibiarkan yang ada perpecahan,” ujarnya.

Sebelumnya, Denny menyoal soal Moeldokogate & Watergate hingga bernuansa pemakzulan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dilemparnya dari kejauhan berada di Melbourne, Australia. Bukan berada di Indonesia.

“Sekarang Denny kembali menyebar rumor bahwa KPK segera mengumumkan perkembangan dugaan kasus korupsi Formula E dan Anies Baswedan segera ditetapkan sebagai tersangka,” imbuhnya.

Lagi-lagi, tambah Heru, rumor yang dilempar oleh Ahli Hukum Tata Negara tersebut dibantah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa tidak benar, karena KPK sendiri masih dalam tahap penyelidikan, belum penetapan tersangka.

“Boleh-boleh aja Denny masuk atau ikut dalam dunia politik, tapi dengan cara-cara yang baik, bukan pake jurus mabuk. Pemerintah dan Polri harus tegas jangan lemah menghadapi seorang Denny Indrayana,” pungkasnya. (Indra)

Berita Terkait

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan
Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan
Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar
Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
AKHERA Apresiasi KPK Buka Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi
Kasus WC Sultan Beny Sugiarto Saksi Ijon Proyek Mengantung di KPK
Akankah Eks Menpora Dito Bakal Bongkar Patgulipat Perkara Kouta Haji?

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:20 WIB

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:41 WIB

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Senin, 14 September 2026 - 21:37 WIB

Pegawai Kejaksaan RI Kelola BPA Diragukan

Senin, 14 September 2026 - 16:33 WIB

Peran Agung Winarno Tutupi Asal Usul Harta Makelar Kasus Zarof Ricar

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

Akankah BS Kembali Lolos di Kasus Ijon Proyek Jilid 2 Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB