BERITA BOGOR – Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim telah mengetahui ihwal penitipan sementara alat-alat kesehatan milik RSUD Kota Bogor yang kini berada di Kawasan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Menteng Asri, Bogor, Jawa Barat.
Kepada Matafakta.com, Dedie A Rachim yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor mengatakan, bahwa unit kerja RSUD Kota Bogor dan Dinas Permukiman masih dibawah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Hal tersebut selaras dengan pernyataan Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Rusunawa Menteng Asri, Ilham Gunawan yang membenarkan bahwa aset milik RSUD Kota Bogor dititipkan sementara lantaran berkurangnya ruang fasilitas kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Maka kami bersedia barang tersebut dititipkan selama dua atau tiga bulan. Dan pihak RSUD Kota Bogor menjamin barang tersebut bukan barang infeksius,” kata Ilham Gunawan ketika dihubungi melalui pesan singkat, Senin (26/7/2021).
Diberitakan sebelumnya, tumpukan ragam sampah berupa ranjang tidur pasien usang, kursi besi cacat dan mesin foto copy rusak hingga kini masih memenuhi sebagian area Komplek Rumah Susun Sewa (Rusunawa), Blok D Menteng Asri Kota Bogor sejak Juni 2021 lalu.
Berdasarkan video yang diterima, pembuangan perkakas loak di Rusanawa Menteng Asri itu menggunakan satu unit mobil truk. Tampak, dua orang pekerja tengah memindahkan tumpukan besi scrap kelahan Rusunawa, termasuk diarea lahan permainan anak.
Barang rongsokan milik RSUD Kota Bogor, karena jarak Rusunawa Menteng Asri dengan RSUD Kota Begor hanya berjarak belasan meter. Sebab, letak antara Komplek Rusunawa dan bangunan bagian belakang RSUD Kota Bogor hanya terhalang tembok.
Timbunan aneka barang rusak di Rusunawa Menteng Asri dikhwatirkan rentan menulari para penghuni Rusunawa, apalagi dimasa pandemi sepeti ini. Meskipun pihak RSUD Kota Bogor, telah mengklaim dengan menyemprotkan cairan anti septik disinfektan.
Juru Bicara RSUD Kota Bogor, dr. Armein Sjuhary Rowi mengungkapkan alasan dipilihnya lokasi Rusunawa Menteng Asri dijadikan tempat penitipan sementara selain posisinya dekat dengan RSUD Kota Bogor, lahan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
“Selain keadaan darurat juga agar cepat dapat segera teratasi lokasi sementaranya adalah di Rusunawa Menteng Asri,” katanya diruang Dirut RSUD Kota Bogor.
Pihaknya, lanjut dr. Armein juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bogor dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusunawa Menteng Asri dan penghuni Rusunawa untuk menjadilan lokasi atau tempat sementara.
“Intinya warga Rusunawa setuju mengenai penitipan barang sementara, tapi dengan catatan hanya bersifat sementara,” jelas dr. Armein.
Bahkan pihak RSUD Kota Bogor menjamin dampak yang akan timbul dari barang tak terpakai tidak akan menulari masyarakat penghuni Rusunawa. Sebab barang yang dititipkan berada di area terbuka. (Sofyan)