BERITA BEKASI – Ayah korban kekerasan seksual di Kota Bekasi, DD meradang membaca salah satu media online berlink: id.berita.yahoo.com ‘Viva’ berjudul “Anak Anggota DPRD Bekasi Diduga Pencabul Mangkir dari Polisi”. Pasalnya, dalam berita tersebut dikatakan anaknya PU (15) sebagai “Gadis Tunarungu”.
“Kok, anak gadis saya dibilang Tunarungu. Itu wartawannya, tidak mengkonfirmasi ke saya langsung makanya salah dalam mengambil bahan beritanya. Jadi ngak enak saya bacanya,” kata DD kepada Matafakta.com, Rabu (5/5/2021).
Dikatakan DD, kasus yang dimaksud dari berita online ‘Viva’ tersebut benar adanya di Kota Bekasi yang peristiwanya terjadi Komplek Kuburan Jati, Kawasan Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi yang dilakukan oknum Linmas berinisial BL dan korbannya, NS seorang gadis Tunarungu.
“Jadi itu beda kasus, bukan kasus yang menimpa anak saya UP. Kejadian yang menimpa korban NS gadis Tunarungu itu pada Rabu 17 Maret 2021 lalu. Kalo kejadian yang menimpa anak saya April. Jadi penulis salah mengambil bahan berita, tapi saya yang jadi kurang nyaman,” tegasnya.
Dengan kejadian ini, sambung DD, dia pun bingung mau minta ralat beritanya kemana, karena sampai sekarang berita itu masih terpampang di google yang dikwatirkan menjadi kabar sesat dalam menela’ah berita kasus yang menimpa anak gadisnya.
“Saya berharap pihak redaksi id.berita.yahoo.com ‘Viva’ menarik atau meralat beritanya, karena jujur saya dan keluarga kurang nyaman membacanya. Terlebih lagi, beritanya sampai sekarang masih terarsip di google kapan saat bisa dibaca semua orang,” pungkasnya. (Usan/Edo)
Link Berita: https://id.berita.yahoo.com/anak-anggota-dprd-bekasi-diduga-111739624.html






