Kejagung Periksa 4 Saksi Dalam Kasus Korupsi PT. Asuransi Jiwasraya

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2020 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuspenkum Kejagung: Hari Setiyono

Kapuspenkum Kejagung: Hari Setiyono

BERITA JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, telah memeriksa 4 orang saksi terkait perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT. Asuransi Jiwasraya, Kamis (14/5/2020).

Kepada Matafakta.com, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono menerangkan, saksi yang diperiksa yakni, Abdul Rahman Jamil Kepala Bagian Pengawasan Asuransi pada OJK, Rohmat Subekti Kasub Bagian Pengawasan Perusahaan Efek 3 pada OJK.

Baca Juga :  Dua Kali Mangkir, Hakim PN Jakpus "Warning" Satgas Judol dan Bareskrim

Achmad Handra Staf Pengawasan Perusahaan Efek 3 pada OJK dan Suci Pusparini, Kepala Sub Bagian Pengawasan Asuransi pada OJK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keempat orang saksi yang diperiksa merupakan pejabat pada Otoritas Jasa Keuangan atau OJK yang mempunyai wewenang untuk mengawasi dan melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan efek dan asuransi,” kata Hari.

Keempatnya sambung Hari, juga diduga mengetahui proses jual beli saham dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero) yang diperiksa untuk pembuktian berkas perkara atas nama tersangka JHT.

Baca Juga :  Soal Final Kepailitan, Praktisi Hukum Persoalkan Trasparansi Publik PN Jakpus

“Pemeriksaan para saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan virus Corona atau Covid-19,” jelasnya.

Protokol kesehatan tambah Hari, memperhatikan jarak aman antara saksi dengan penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri atau APD lengkap.

“Selain penyidik, para saksi juga wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan,” pungkasnya. (Bambang)

Berita Terkait

Soal Final Kepailitan, Praktisi Hukum Persoalkan Trasparansi Publik PN Jakpus
Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Korupsi Surat Garansi Bank
Penyidikan Perkara Komoditi Emas 109 Ton Kian Seru
Dua Kali Mangkir, Hakim PN Jakpus “Warning” Satgas Judol dan Bareskrim
Kejari Indramayu Tahan Koruptor Proyek Tebing Air Terjun Buatan
Perkara Korupsi Gula, Penyidik Panggil Kepala KPPBC Dumai
Korupsi Proyek KA, Tiga Mantan Pejabat Kemenhub Mulai Diadili
Muklis Manajemen PT. Antam Diperiksa Terkait Emas 109 Ton
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:07 WIB

Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Korupsi Surat Garansi Bank

Rabu, 17 Juli 2024 - 09:22 WIB

Penyidikan Perkara Komoditi Emas 109 Ton Kian Seru

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:26 WIB

Dua Kali Mangkir, Hakim PN Jakpus “Warning” Satgas Judol dan Bareskrim

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:08 WIB

Kejari Indramayu Tahan Koruptor Proyek Tebing Air Terjun Buatan

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:58 WIB

Perkara Korupsi Gula, Penyidik Panggil Kepala KPPBC Dumai

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:49 WIB

Korupsi Proyek KA, Tiga Mantan Pejabat Kemenhub Mulai Diadili

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:02 WIB

Muklis Manajemen PT. Antam Diperiksa Terkait Emas 109 Ton

Selasa, 16 Juli 2024 - 06:08 WIB

Kejati Jabar Tahan Eks Pejabat Kemendagri Kasus BOT Pasar Cigasong Majalengka

Berita Terbaru

Foto: Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Bersama Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad Saat Penyerahan Asset Wilayah Pelayanan Air Bersih

Seputar Bekasi

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:20 WIB

Mendagri Gelar Rakor Akselerasi Indikator Strategis Pembangunan Jawa Barat

Seputar Bekasi

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Jul 2024 - 01:50 WIB

Foto: Kapuspenkum Kejagung: Harli Siregar

Berita Utama

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Jul 2024 - 23:28 WIB