Penangkapan Bos PT. RAP Riska Alfiani Terkait SMP 3 Karang Bahagia

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2020 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BEKASI – Penangkapan boss PT. Ratu Angun Pribumi (RAP), Riska Alfiani yang dilakukan Polda Metro Jaya (PMJ) di Kantornya di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Selasa (18/2/2020), terkait proyek pembangunan Gedung Baru SMPN 3 Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Hal itu, diungkapkan Kepala Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan yang mengatakan, bahwa penangkapan anak mantan Anggota DPRD asal Demokrat itu terkait dugaan pemalsuan berkas dan stempel Pemerintah.

Kantor PT. RAP di Desa Sukamahi

“Kasus dugaan pemalsuan ini langsung ditangani Dirkrimsus Polda Metro Jaya. Sementara untuk dugaan korupsi pembangunan Gedung Sekolah baru SMPN 3 Karang Bahagia ditangani pihak Kejaksaan Negeri Cikarang, Kabupaten Bekasi,” terangnya kepada awak media, Kamis (20/2/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pengeledahan, selain 2 perangkat computer dan 3 dokumen dalam map, petugas juga sempat kaget, karena menemukan satu laci kerja di Kantor PT. RAP yang penuh berisi berbagai macam stempel mulai dari tingkat Desa, Kecamatan hingga tingkat Dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Baca Juga :  Kejagung Klarifikasi Soal Lelang Barang Sita Eksekusi

“Polisi datang sekitar pukul 16.00 WIB dengan menggunakan, Mobil jenis Honda yakni Mobilio berplat F, tapi saya ngak sempat hapal nomor platnya. Satu lagi pake kendaraan motor. Ada aparatur Desa sama Pak RT juga,” terang Kiran Ketua RT06 yang ikut menyaksikan pengeledahan dan penangkapan, Riska Alfiani bersama 6 orang anak buahnya.

Gedung Baru SMPN 3 Karang Bahagia

Waktu pengerebekan kata Kiran, petugas Kepolisian Polda Metro Jaya dilokasi, sempat menanyakan terkait kasus proyek pembangunan Gedung SMPN 3 Karang Bahagia, Cikarang Utara kepada RK namun RK hanya menjawab bahwa dirinya akan memenuhi panggilan pihak Kejaksaan Cikarang.

“Waktu itu, petugas sempat menannyakan RK terkait proyek pembangunan Gedung SMPN 3 Karang Bahagia. Ya, RK sempat menjawab bahwa dia akan memenuhi panggilan Kejaksaan. Selanjutnya, RK tidak bisa menjawab ketika ditanya soal ditemukannya laci yang penuh stempel, Desa, Kecamatan hingga Dinas itu. Tuduhannya, pemalsuan dan penipuan,” pungkas Kiran.

Baca Juga :  Nasib Ribuan Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Ada di Tangan Ketua MA

Sebelumnya, viral unggahan video mahasiswa Pelita Bangsa Bekasi yang melakukan investigasi Gedung baru SMP Negeri 3 Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, yang menelan anggaran sebesar Rp13,2 miliar bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2018.

Lelang proyek pembangunan Gedung baru SMP Negeri 3 Karang Bahagia dimenangkan PT. Ratu Angun Pribumi (RAP) dengan penawaran sebesar Rp13.202,776.000 atau 13,2 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp15.273.925.000 atau Rp15,2 milliar dan selesai 2019.

Selain anggaran Rp13,2 miliar ditemukan juga adanya biaya Detail Engineering Design (DED) sebesar Rp270 juta dan jasa konsultan pengawas sebesar Rp200 juta. Namun baru beberapa bulan dipergunakan bangunan baru tersebut sudah mengalami kerusakan dibeberapa bagian. (Mul)

BeritaEkspres Group

Berita Terkait

Pakar Menilai Sikap Majelis Hakim Tipikor Kasus Gazalba Saleh Melawan Akal Sehat
KSST Menduga Ada Markdown Dalam Lelang Saham PT. GBU Sebesar Rp9,7 Triliun
Bentuk Intimidasi, Alvin Lim Kritik Penguntitan Jampidsus Kejagung oleh Densus 88
AMPUH: Densus 88 Bukan Intai Teroris Malah Intai Jampidsus Kejagung
Jokowi Diminta Perhatikan Nasib Karyawan Polo Ralph Lauren Indonesia
Advokat Alvin Lim Kritik Kinerja Polisi Terkait Kasus Vina Cirebon
Pengamat Politik Samuel F Silaen: Menanti PDI Perjuangan Jadi Oposisi?
Aktivis FM-D Nilai DPD-RI Cukup Sekali Saja di Pimpin LaNyalla Mattalitti
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 16:37 WIB

Pendemo Tuntut, Jabatan Kepala BAPENDA Kota Bekasi Dicopot

Senin, 27 Mei 2024 - 16:02 WIB

Inspektorat Membisu Soal Hasil Pemeriksaan Dispora Kota Bekasi

Senin, 27 Mei 2024 - 12:34 WIB

Sawer Biduan, FKMBP: Aksi Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Tak Patut Dicontoh

Minggu, 26 Mei 2024 - 18:24 WIB

Ini Klarifikasi Solihin Soal Tudingan Aksi Mahasiswa Ditunggangi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:10 WIB

Berkedok Bimtek, Dana Desa Jadi Sasaran Empuk Oknum Dinas Raup Keuntungan

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:29 WIB

Waduh…!!!, Aksi Demo Mahasiswa, Pj Walikota Bekasi Sempat Dievakuasi Petugas

Kamis, 23 Mei 2024 - 20:28 WIB

Ini Kata Pengamat UNISMA Soal Demo Mahasiswa ke DPRD Kota Bekasi

Kamis, 23 Mei 2024 - 17:45 WIB

Forum TKK Kota Bekasi Kompak Pasang DP Profil Pj Raden Gani Muhamad

Berita Terbaru

Foto: Aksi AKAMSI di Kantor BAPENDA Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Pendemo Tuntut, Jabatan Kepala BAPENDA Kota Bekasi Dicopot

Senin, 27 Mei 2024 - 16:37 WIB

Foto: Gedung Dispora Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Inspektorat Membisu Soal Hasil Pemeriksaan Dispora Kota Bekasi

Senin, 27 Mei 2024 - 16:02 WIB