Hukum  

Kajati Targetkan Separo Jumlah Kejari di Jateng Peroleh WBK

BERITA SEMARANG – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Priyanto berharap lembaga yang saat ini dipimpinnya bisa memperoleh predikat sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Selain itu ia juga menarget, dari 36 Kejaksaan Negeri (Kejari) yang ada di Jateng, 18 di antaranya bisa memperoleh WBK. Lebih bagus lagi jika ada yang memperoleh predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Hal itu disampaikan usai Coffe Morning bersama Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Jateng di kantor Kejati Jateng.

“Target saya minimal separo dari jumlah Kejari bisa WBK. Indikatornya tentu banyak,” kata Priyanto, Kamis (16/1/2020).

Menurutnya, prestasi yang telah dicapai selama menjabat sebagai Kejati Sumatra Barat (Sumbar) sebisa mungkin bisa dicapai dan dikembangkan di Kejati Jateng ini.

“Meskipun skup di Jateng ini lebih besar, kami akan berusaha maksimal. Kalau saat di Sumbar, Kejati hanya membawahi 16 Kejari, di Jateng ini membawahi 36 Kejari, jadi tentu strateginya juga harus ditingkatkan,” ungkap dia.

Oleh karena itu, ia meminta komitmen seluruh jajaran pegawai kejaksaan se-Jateng untuk bekerja dengan ikhlas dan meningkatkan integritas. “Apabila ada yang keliru, mari diingatkan bersama-sama,” tandasnya.

Diketahui, pada akhir 2019 kemarin, Kejati Sumbar saat masih dipimpin Priyanto mendapat penghargaan sebagai Zona Integritas WBK dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Perhargaan tersebut terbilang membanggakan lantaran tidak semua instansi masuk dalam nominasi. Apalagi, banyak aspek yang dinilai, seperti pelayanan publik, inovasi-inovasi yang telah dilakukan, dan pemimpin yang bisa menjadi role model.

Atas prestasi tersebut, Priyanto sempat ditunjuk sebagai narasumber dalam Rakernas. Tak hanya itu, Priyanto selaku pimpinan juga mendapatkan perhargaan dari Kementerian PAN-RB sebagai pelopor perubahan di lingkungan kejaksaan.

Bahkan, Priyanto juga pernah menerima penghargaan dari Komisi Keterbukaan Informasi Publik Sumbar sebagai Achievement Motivation Person 2019. Ia menjadi salah satu dari 15 tokoh Sumbar berpengaruh yang mendapat penghargaan serupa. (Nining)

 

Biro Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *