Jubir Covid-19 Bantah Bupati Bekasi Tak Serius Tangani Corona

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2020 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jubir Covid-19, dr. Alamsyah

Jubir Covid-19, dr. Alamsyah

BERITA BEKASI – Juru Bicara Pusat dan Koordinasi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, dibawah arahan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, sudah melakukan banyak program dan kegiatan nyata. Hal itu, menjawab tudingan bahwa Bupati Bekasi tidak serius dalam menangani wabah Corona atau Covid-19.

“Yang dibutuhkan saat wabah penyakit apapun adalah energi positif bersama-sama dan kekompakan apa yang bisa dilakukan dengan kemampuan masing-masing,” kata dr. Alamsyah kepada Matafakta.com, Senin (30/3/2020).

Dikatakan dr. Alamsyah yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi melanjutkan, bahwa penyakit ini bisa menyerang siapapun, jadi kita semua bisa berperan untuk melawannya. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi, dibawah arahan Bupati sangat serius dalam menangani persoalan Covid-19 ini.

“Jadi, sudah banyak program dan kegiatan nyata yang sudah dilakukan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam menghadapi wabah virus Corona ini. Jadi, tidak benar kalau Bupati Bekasi tidak serius. Bupati Bekasi sangat serius,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha sempat meminta keseriusan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja untuk menghadapi pandemi Corona khususnya di Kabupaten Bekasi. Pasalnya hingga kini, belum ada pembahasan anggaran bersama DPRD terkait penanggulangan Corona.

“Banyak program yang dibahas kalau tidak didukung dengan anggaran tidak akan bisa jalan. Dari kemarin kami, DPRD menunggu. Hayo lah kawan – kawan dari Eksekutif kita duduk bersama dengan DPRD untuk berfikir nasib masyarakat terkait dampak virus Corona ini,” kata Aria.

Aria pun menyoal mengenai anggaran yang disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, H. Uju sebesar Rp50 miliar. Menurutnya, anggaran tersebut terlalu kecil dilihat dari luas wilayah untuk menangani virus Corona yang terus menghantui masyarakat di Kabupaten Bekasi.

Perihal penganggaran tambah Aria, haruslah melihat luas wilayah, jumlah penduduk dan memang Kabupaten Bekasi banyak yang menjadi korban virus Corona atau Covid-19. Untuk itu, Pemerintah harus mempunyai niat yang serius dan langkah konkrit untuk menangani musibah tersebut.

“Saya kira inikan harus juga dihitung secara break down secara detail kebutuhannya berapa? Sudah kita gerak cepat buat kami sendiri mau Rp200 mau Rp300 miliar untuk menjawab persoalan Corona agar tidak ada lagi di Kabupaten Bekasi tidak masalah,” tungkas Aria.

Warga Kabupaten Bekasi

Ramainya gerakan melawan penyebaran virus Corona atau Covid-19 masing – masing Pemerintah Daerah (Pemda) se-Indonesia mulai sibuk melakukan aksi atau gerakan dan upaya untuk memberikan perlindungan terhadap warganya terhadap wabah virus Corona. Berbeda dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat.

“Sampai sekarang kita ngak pernah tahu atau merasakan gerakan apa dari Pemkab Bekasi selama ramainya wabah Corona. Awak media yang bisa ngelink ke Bupatinya tanyain dong,” kata Kusnadi mantan Ketua RW024, Perumahan VGH, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Wilayah lain sambung Kusnadi, termasuk wilayah tetangga seperti Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Walikotanya, terus aktif melakukan aksi dan gerakan – gerakan melawan penyebaran virus Corona yang selalu menghimbau warganya bahkan kabarnya Pemkot Bekasi mulai memikirkan untuk memberikan bantuan bagi warga untuk diam dirumah atau lockdown jika terdampak Corona terus meningkat.

“Walikota Bekasi pak Rahmat Effendi luar biasa bahkan beliau juga aktif menghimbau warganya melalui akun pribadinya melalui facebook untuk berinteraksi dengan warganya. Berbeda dengan yang kita rasakan di Kabupaten Bekasi. Awak media yang bisa ngelink kasih tahu dong gimana gerakan Corona di Kabupaten Bekasi,” tandas Kusnadi. (Mul/Indra)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB