Dituding Ngak Profesional, Kuasa Hukum Nelayan, Gary: Abaikan Saja  

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2020 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA KARAWANGKuasa hukum nelayan Ciparage yang tergabung sebagai anggota Koperasi Produksi Perikanan Laut (KPPL) Samudra Mulia, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyesalkan ucapan kuasa hukum pengurus lama Koperasi Samudra Mulia yang terkesan lebih tahu tentang persoalan hukum dengan menyidir sesama profesi.

“Ngak usahlah kita mulai menyerang personal ngak baik. Silahkan jalankan apa yang anda pahami dan kami jalankan apa yang kami pahami ngak usah saling menggurui,” sindir kuasa hukum nelayan Gary Gagarin Akbar kepada Matafakta.com, Minggu (15/3/2020).

Dikatakan Gary, tidak ada salahnya para anggota nelayan yang tergabung dalam KPPL Samudra Mulia yang datang untuk mengadu ke DPRD Karawang sebagai Lembaga perwakilan rakyat yang ingin mengadukan apa yang menjadi temuan mereka, terkait pengelolaan keuangan para anggota Koperasi nelayan Ciparage.

“Di DPRD itukan ada berbagai Komisi yang membidangi, termasuk yang berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah atau PAD berupa kontribusi nelayan dari sektor perikanan untuk pembangunan daerah. Lalu, salahnya dimana?,” tanya Gary.

Dilanjutkan Gary, apakah karena pengurus lama Ketua Koperasi nelayan Samudra Mulia merupakan salah satu Anggota DPRD Kabupaten Karawang, sehingga dipaksakan untuk mengkritisi dan saling menjatuhkan sesama profesi yang dinilainya tidak baik.

“Bagi saya justru yang lucu itu, pengurus lama tidak mau serah terima uang dan aset ke pengurus baru. Nah itu ada apa?. Masa ada pergantian pengurus ada yang seperti itu. Kerjaannya diserahterimakan, sementara uang dan asset ngak diserahkan. Lucukan,” sindir Gary lagi.

Gary menambahkan, persoalan hukum sudah dilayangkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar yang kini tengah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang yang hingga kini persoalannya masih berproses dan sudah melakukan pemeriksaan beberapa nelayan termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Karawang.

“Itu apa kalau bukan proses hukum yang kita tempuh namanya?. Kan buntutnya nanti ke Pengadilan juga muaranya agar persoalan ini menjadi terang benderang. Termasuk, kita juga sudah melaporkan ke Polres Karawang terkait dugaan penggelapan asset dan data Koperasi. Jadi, ngak usah kita saling menggurui silahkan jalankan apa yang kita yakini tanpa harus menyidir orang lain,” pungkas Gary. (Indra)

BeritaEkspres Group     

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB