Akìbat Corona, Export Import Barang Alami Penurunan 

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2020 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Dampak dari merebaknya virus corona (covid-19) yang berasal dari Tiongkok ke beberapa negara di berbagai belahan dunia, trend Export & Import barang sudah mengalami penurunan volume sejak awal tahun 2020.

“Hal itu tentu saja berpengaruh terhadap utilisasi truk di Indonesia, karena selama ini truk masih menjadi primadona transportasi barang dengan margin 80 persen, jauh dibanding kereta api, kapal laut/sungai, dan pesawat terbang secara berurutan,” ungkap Wakil Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng & DIY, Bambang Widjanarko kepada Beritaekspres.com, di Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/3/2020).

Bambang berpendapat, dalam 2 bulan pertama di tahun 2020, Jakarta sebagai sentra industri dan ekonomi Indonesia yang sudah berulang kali terendam banjir, mengakibatkan produksi dan distribusi barang sempat beberapa kali terkendala.

“Hampir seluruh truk yang ada di Jawa dan Sumatera mengambil muatan dari Jakarta untuk didistribusikan ke pelosok-pelosok Jawa dan Sumatera,” terang Bambang.

“Saya kira sulit untuk berharap ada pertumbuhan di sektor logistik tanah air pada tahun ini, bisa jadi malah minus dibanding tahun lalu, mengingat masih ada lagi masalah kesehatan yang sedang menghantui masyarakat Indonesia berupa virus corona yang baru saja diumumkan oleh pemerintah telah mulai menulari warga Indonesia, dampak ekonominya baru akan kita rasakan hari-hari kedepan,” jelas Bambang.

“Sebenarnya kita tidak perlu merasa panik berlebihan, apalagi saling menyalahkan, karena justru akan semakin memperburuk situasi nasional. Dalam menghadapi permasalahan besar, masyarakat harus tetap bersatu, bisa berpikir logis, cermat dan bersikap hati-hati,” tandas Bambang. (Nining)

Biro Semarang

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB