Wamenaker: Pelindungan Peserta Jadi Prioritas Pemagangan Luar Negeri

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Wamenaker Afriansyah Noor Saat Menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AP2LN di Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Photo: Wamenaker Afriansyah Noor Saat Menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AP2LN di Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

BERITA JAKARTA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta penyelenggara Pemagangan Luar Negeri menempatkan pelindungan peserta sebagai prioritas, mulai dari proses seleksi hingga peserta kembali ke Indonesia.

Afriansyah mengatakan, keberhasilan Pemagangan Luar Negeri tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang diberangkatkan. Kualitas proses, pelindungan peserta, peningkatan kompetensi serta manfaat setelah kembali ke Indonesia juga menjadi bagian penting.

“Pemagangan memberikan kesempatan kepada generasi muda Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, menguasai teknologi, serta membangun karakter dan disiplin kerja,” ujar Afriansyah saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AP2LN di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Ia menyampaikan sejumlah arahan, salah satunya agar penyelenggara menjaga standar mutu sejak seleksi, pelatihan, pembekalan, pemberangkatan, pendampingan selama program, hingga kepulangan peserta.

Pelindungan peserta juga perlu diwujudkan dengan mencegah praktik yang merugikan, memastikan transparansi biaya dan informasi, serta menyediakan mekanisme pengaduan yang efektif.

“Selain itu, kompetensi peserta harus sesuai kebutuhan dunia kerja. Program pemagangan harus memberikan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh industri,” kata Afriansyah.

Afriansyah juga menekankan pentingnya kesiapan ekosistem Pemagangan Luar Negeri menghadapi transisi dari Technical Intern Training Program menuju Employment for Skill Development (Ikusei Shuro).

Menurutnya, AP2LN dapat menjadi mitra pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan Pemagangan Luar Negeri yang transparan, berkualitas, serta berorientasi pada pengembangan dan pelindungan peserta.

“Saya percaya, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat membangun sistem Pemagangan Luar Negeri yang semakin berkualitas, aman, transparan, dan berkelanjutan,” tandas Afriansyah. (Aji)

Berita Terkait

Aktivis JNW Yakin Polri Bakal Kembali Dipercaya Masyarakat   
Menaker Ajak Perusahaan Serap Penyandang Disabilitas Usai Ikuti Pelatihan
Sekjen Kemnaker: AI Percepat Deteksi Risiko, Auditor Tetap Penentu
Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT
Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra dan Peserta MagangHub
Beredar Kabar, Presiden Bakal Ganti Jaksa Agung ST. Baharudin
Wamenaker: Kompetensi Teknisi Ponsel Harus Jawab Kebutuhan Industri
Silfester Matutina Belum Tertangkap, LP3HI Soroti Kegagalan Institusional Kejaksaan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Aktivis JNW Yakin Polri Bakal Kembali Dipercaya Masyarakat   

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Wamenaker: Pelindungan Peserta Jadi Prioritas Pemagangan Luar Negeri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Menaker Ajak Perusahaan Serap Penyandang Disabilitas Usai Ikuti Pelatihan

Rabu, 30 September 2026 - 13:55 WIB

Sekjen Kemnaker: AI Percepat Deteksi Risiko, Auditor Tetap Penentu

Rabu, 30 September 2026 - 08:36 WIB

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

Berita Terbaru

Photo: Mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah

Hukum

Sang Pemburu Koruptor Bakal Diadili Perkara Korupsi

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:21 WIB