Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, Jawa Timur.

Photo: Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, Jawa Timur.

BERITA BANYUWANGI – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa asing bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja maupun mengikuti pemagangan di Jepang.

Afriansyah mengatakan Jepang merupakan salah satu negara tujuan penempatan tenaga kerja Indonesia. Karena itu, peluang bekerja dan mengikuti pemagangan di Jepang perlu diikuti dengan kesiapan kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Skill bahasa asing itu penting, khususnya bagi anak-anak yang berminat bekerja di luar negeri, termasuk Jepang,” kata Afriansyah saat menghadiri kegiatan Penguatan Sinergitas Pelatihan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, Selasa (22/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Afriansyah memberikan pengarahan kepada peserta Program Magang Nasional (MagangHub) serta 84 peserta program pemagangan ke Jepang melalui kerja sama dengan IM Japan.

Menurut Afriansyah, peserta pemagangan ke Jepang perlu dibekali pengetahuan, keterampilan, kompetensi, dan kemampuan bahasa sebelum berangkat. Bekal tersebut diperlukan agar peserta dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja dan kehidupan di Jepang.

Afriansyah menyebut Banyuwangi menjadi salah satu daerah dengan jumlah penempatan pekerja migran yang tinggi. Menurutnya, penguatan pelatihan di Banyuwangi penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan kemampuan bahasa yang dibutuhkan.

Afriansyah juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memilih jalur bekerja ke luar negeri. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur bujuk rayu maupun tawaran gaji tinggi serta memastikan proses penempatan dilakukan melalui jalur resmi dan sesuai dengan ketentuan.

“Jangan sekali-kali bekerja ke luar negeri yang tidak ada kerja sama dengan pemerintah Indonesia,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dibuka Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 4 dan Non-Batch September 2026 yang diikuti 238 peserta dalam 13 program pelatihan. Sebanyak 48 peserta mengikuti tiga program PVN Batch 4, sedangkan 190 peserta mengikuti 10 program pelatihan Non-Batch.

Tiga program PVN Batch 4 meliputi Peracikan Minuman Kopi, Pengolahan Ikan dan Pengoperasian Mesin CNC Bubut. Adapun program Non-Batch mencakup bidang pertanian, perhotelan, tata busana, administrasi perkantoran, konten digital, pengolahan makanan, otomotif hingga pengelasan.

Selain itu, BPVP Banyuwangi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra strategis melalui Pelatihan Vokasi Tematik Terintegrasi. Kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri Daerah (FKLPID) Kabupaten Banyuwangi oleh Wamenaker. (Aji)

Berita Terkait

Ijon Jilid 2, KPK Panggil Eks Pj. Dani Ramdan dan Eks Ketua DPRD Kabupaten Bekasi
Reforma Agraria Resmi Berpayung Hukum, Akademisi Tekankan Penguatan Implementasi
Gubernur Iqbal Sebut Ajang MotoGP Menjadi Tempat Talenta Lokal Tumbuh
Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
Kemnaker Bekali 416 Tenaga Kerja Maluku Utara Dengan Kompetensi
Selain PT. Migas Kota Bekasi, KOMPI Ingatkan Kejagung Tak Abaikan 3 BUMD Lagi
Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:57 WIB

Ijon Jilid 2, KPK Panggil Eks Pj. Dani Ramdan dan Eks Ketua DPRD Kabupaten Bekasi

Rabu, 23 September 2026 - 10:31 WIB

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

Selasa, 22 September 2026 - 19:14 WIB

Reforma Agraria Resmi Berpayung Hukum, Akademisi Tekankan Penguatan Implementasi

Minggu, 20 September 2026 - 05:00 WIB

Gubernur Iqbal Sebut Ajang MotoGP Menjadi Tempat Talenta Lokal Tumbuh

Jumat, 18 September 2026 - 19:41 WIB

Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja

Berita Terbaru

Photo: Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, Jawa Timur.

Nasional

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:31 WIB