Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Menhut, Raja Antoni

Photo: Menhut, Raja Antoni

BERITA PALEMBANG – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut tren hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara nasional mulai menurun. Namun, kondisi Karhutla belum dapat disebut aman dan penanganan harus terus dilakukan.

“Secara nasional saya ingin laporkan kepada masyarakat Indonesia, sekali lagi kondisi kita belum aman dari Karhutla namun tren secara nasional juga menurun membaik,” kata Menhut Raja Antoni usai Rakor Penanganan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (31/8/2026).

Rakor dilakukan bersama Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, Danrem 044-GAPO, Kejaksaan Tinggi Sumsel.

Danlanud SMH Palembang, Kolonel Asep Wahyu Wijaya, Danlanal Palembang, Kolonel Arry Hendrawan, Perwakilan DPRD Provinsi Sumsel, Bupati dan Walikota se-Sumsel.

Berdasarkan data tren harian hotspot enam Provinsi prioritas pada 29-30 Agustus 2026, hotspot di Kalimantan Tengah turun dari 1.116 menjadi 308 titik atau 72,4 persen.

Kalimantan Barat turun dari 899 menjadi 455 titik atau 49,4 persen, Kalimantan Selatan dari 108 menjadi 18 titik atau 83,3 persen dan Riau dari 3 menjadi 0 titik atau 100 persen.

Sementara itu, hotspot di Sumsel pada periode yang sama tercatat naik dari 37 menjadi 39 titik. Di Jambi, hotspot naik dari 1 menjadi 2 titik.

Data juga menunjukkan tren hotspot harian Sumsel dalam 5 hari terakhir masih berfluktuasi yakni, 62 titik pada 26 Agustus, 157 titik pada 27 Agustus, 81 titik pada 28 Agustus, 37 titik pada 29 Agustus dan 39 titik pada 30 Agustus.

Menhut Raja Antoni mengingatkan, penurunan hotspot tidak berarti persoalan asap telah selesai, terutama di Kawasan gambut.

Menurut Menhut Raja Antoni, pendinginan dan pembasahan secara intensif diperlukan karena titik api masih dapat kembali muncul.

“Tapi sekali lagi hotspot ini tidak menandakan bahwa tidak ada asap, karena nature-nya gambut meskipun tidak ada apinya asapnya tetap selalu terlalu ada,” ujarnya.

“Apabila tidak diadakan pendinginan, pembasahan atau pendinginan yang intensif ya yang berkali-kali ini masih berpotensi menjadi fire spot kembali,” sambungnya.

Menhut Raja Antoni menegaskan, Pemerintah terus menangani Karhutla, namun meminta seluruh elemen masyarakat ikut berperan di tengah kondisi El Nino yang sangat kuat.

“Kami berharap kerja sama semua pihak, baik masyarakat, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa ya sampai seluruh elemen masyarakat dibawa untuk sama-sama berpartisipasi menyelesaikan masalah ini,” tungkas Menhut Raja Antoni. (M. Siregar)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
PWI Kabupaten Sukabumi Kecam Oknum Wartawan Peras Kepala Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB