Menhut Ingatkan Penerima Perhutanan Sosial Jaga Kawasan dari Karhutla

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Menhut Raja Antoni Saat Meninjau Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat

Photo: Menhut Raja Antoni Saat Meninjau Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat

BERITA KALBAR – Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Antoni mengingatkan, kelompok penerima persetujuan “Perhutanan Sosial” di Berau dan sekitarnya untuk menjaga Kawasan kelola mereka dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Menhut, Raja Antoni menegaskan, pemberian akses kelola juga disertai dengan tanggung jawab untuk menjaga kelestarian Kawasan.

“Ini bagian dari kebijakan kita agar hutan lestari, tapi tetap bisa diakses oleh masyarakat sekitarnya,” kata Menhut di Berau, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026).

Sekaligus, lanjut Menhut, menjadi cara kita mengelola konflik dan memberikan penanggung jawab yang jelas di Kawasan tersebut,” sambungnya.

Diketahui, enam sertifikat persetujuan Perhutanan Sosial diterima kelompok masyarakat. Salah satunya LPHD Lobang Beloh dengan luas 4.962 hektare yang mencakup 85 Kepala Keluarga (KK).

Kepada kelompok tersebut, Raja Antoni berpesan agar Kawasan dijaga dari kebakaran dan dimanfaatkan secara produktif. “Mohon dijaga dari kebakaran dan jadikan lahan produktif,” ujar Menhut.

Pesan serupa juga disampaikan kepada LPHD Tebangan Lembak Dulun Batu Mate di Kutai Timur yang menerima persetujuan untuk area seluas 4.693 hektare bagi 138 KK.

Menhut Raja Antoni bahkan mengingatkan adanya konsekuensi jika Kawasan yang diberikan justru menjadi sumber kebakaran.

“Pesan saya sama, jangan sampai tempat Bapak justru menjadi pusat api, nanti dengan berat hati SK Perhutanan Sosialnya saya cabut,” tegas Raja Antoni.

Selain dua kelompok tersebut, persetujuan Perhutanan Sosial juga diserahkan kepada KTH Pilinjau Lestari Squad seluas 28 hektare untuk 23 KK.

Selanjutnya, KTH Sungai Alun Lestari di Bulungan seluas 1.350 hektare untuk 90 KK, LD Mara Satu di Bulungan seluas 748 hektare untuk 475 KK dan LD Mara Hilir seluas 152 hektare untuk 212 KK.

Menhut Raja Antoni juga meminta semua pihak untuk menjaga hutan dari Karhutla di tengah El Nino yang sangat kuat.

Menhut juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan land clearing. Hal kecil seperti membuang puntung rokok dapat mengakibatkan timbulnya api. (Aji)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB