Bupati Simalungun Tutup Mata Soal Polusi Udara PKS PT. Dolok Seribu

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Bupati Simalungun, Anton Saragih.

Photo: Bupati Simalungun, Anton Saragih.

BERITA SUMUT – Keluhan warga Dusun Huta I, Nagori Bahal Batu, Kecamatan Hutabayuraya, Kabupaten Simalungun, terkait dugaan pencemaran udara dari aktivitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Dolok Seribu hingga kini belum mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, Sumatera Utara.

Aduan warga telah diberitakan sejak Kamis 6 Agustus 2026. Namun, hingga Kamis 13 Agustus 2026, warga mengaku belum melihat adanya inspeksi mendadak, pengujian kualitas udara maupun air, ataupun tindakan pengawasan dari Pemerintah Daerah setempat.

Ditengah kondisi aktivitas pabrik yang masih terus berlangsung, warga tetap mengeluhkan abu hitam yang diduga berasal dari aktivitas pabrik yang beterbangan hingga ke permukiman. Debu disebut menempel diatap rumah, halaman, serta sejumlah bagian bangunan warga. Aroma menyengat juga masih tercium pada waktu tertentu.

“Harapan kami, Bupati Simalungun Bapak Anton Saragih perduli perduli terhadap keluhan masyarakat, dengan memerintahkan jajarannya turun kesini untuk melihat langsung, janganlah keluhan yang sudah kami sampaikan lewat media dibiarkan tanpa tindak lanjut,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan yang lebih luas, terutama Sungai Bahbolon yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan dan menjadi lokasi warga mencari ikan.

Hingga kini, menurut warga belum ada pemeriksaan langsung untuk memastikan apakah terdapat potensi pencemaran yang memengaruhi kualitas air sungai tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis-DLH) Kabupaten Simalungun, saat dikonfirmasi melalui whatsapp pribadinya menyebut jika aduan warga akan ditindaklanjutinya.

Warga berharap tindak lanjut tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan administratif, tetapi dilakukan melalui pengecekan langsung serta pengujian lingkungan secara objektif untuk memastikan kondisi sebenarnya.

“Kalau memang sudah sesuai aturan, buktikan. Turun, cek, uji. Jangan biarkan kami hidup dalam debu dan bau setiap hari,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT. Dolok Seribu belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah dilayangkan media.

Warga menegaskan mereka tidak menolak keberadaan investasi. Mereka hanya meminta Perusahaan dan Pemerintah memastikan aktivitas industri berjalan sesuai ketentuan serta tidak mengorbankan hak masyarakat atas lingkungan yang sehat dan bersih.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah Pemerintah Daerah. Apakah dugaan pencemaran tersebut akan segera diperiksa secara menyeluruh, atau keluhan warga kembali berhenti sebatas laporan tanpa penyelesaian?. (M. Siregar)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB