EMAS NOW Resmi Buka Cabang Pertama di Kota Surabaya

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Now

Emas Now

BERITA SURABAYA – Emas Now resmi membuka cabang pertamanya di Surabaya, Jawa Timur (Jatim)

Pembukaan ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan jual beli emas di wilayah Jawa Timur sekaligus memperkenalkan aplikasi digital EMAS NOW kepada masyarakat.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita yang dihadiri oleh jajaran manajemen serta tamu undangan.

Momentum ini menjadi simbol dimulainya perjalanan baru EMAS NOW di Surabaya, membawa semangat pertumbuhan, kemudahan dan kepercayaan dalam transaksi emas.

Direktur Operasional EMAS NOW, Laras Cantika menjelaskan, Surabaya dipilih sebagai Kota ekspansi, karena memiliki potensi ekonomi yang besar dan aktifitas perdagangan yang sangat dinamis.

“Pembukaan cabang Surabaya merupakan langkah strategis kami dalam memperluas jangkauan layanan di Jawa Timur,” ujar Laras kepada Matafakta.com, Rabu (18/2/2026).

“Setelah bertumbuh kuat di Bali, kami melihat Surabaya sebagai Kota dengan potensi transaksi emas yang sangat besar dan masyarakat yang semakin sadar pentingnya menyimpan nilai melalui emas,” sambung Laras.

Menurut Laras, Surabaya akan diposisikan sebagai hub pengembangan EMAS NOW di Jawa Timur sebelum ekspansi ke kota-kota strategis lain seperti Malang, Sidoarjo dan Gresik.

EMAS NOW, kata Laras, hadir dengan sistem transaksi yang cepat, transparan serta harga kompetitif. Perusahaan juga menekankan pelayanan yang ramah dan profesional guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan.

“Kami mengedepankan proses transaksi yang cepat, transparan dan tanpa ribet. Sistem kami dirancang agar masyarakat bisa jual beli emas dengan mudah dan aman,” ujar Laras.

Target pasar EMAS NOW di Surabaya mencakup investor pemula, pelaku UMKM, profesional muda, hingga masyarakat umum yang ingin menyimpan nilai kekayaan dalam bentuk emas secara praktis dan terpercaya.

“Jika pertumbuhan transaksi berjalan sesuai target, pembukaan cabang ke-2 bisa kami percepat, bahkan dalam tahun yang sama. Namun semua tetap kami lakukan secara terukur dengan fokus pada kualitas layanan,” imbuhnya.

Dengan hadirnya cabang pertama di Surabaya dan peluncuran aplikasi digital, EMAS NOW menegaskan komitmennya dalam menghadirkan akses investasi emas yang modern, terintegrasi, dan terpercaya bagi masyarakat Jawa Timur.

Peluncuran Aplikasi Emas Now

Bersamaan dengan pembukaan cabang, EMAS NOW juga meluncurkan aplikasi resmi sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem emas modern berbasis teknologi.

Aplikasi EMAS NOW menghadirkan berbagai fitur, antara lain update harga emas secara real-time, simulasi jual beli, appointment sebelum datang ke store, informasi produk, edukasi investasi emas, live chat dengan customer service, poin transaksi dan kode referral.

“Aplikasi EMAS NOW adalah jembatan antara transaksi offline dan digital dalam satu ekosistem. Kami ingin menjadikan EMAS NOW sebagai brand emas modern berbasis teknologi, di mana transaksi emas bisa dilakukan dengan mudah, cepat dan transparan,” tuturnya.

Aplikasi ini terintegrasi langsung dengan jaringan toko fisik, memungkinkan fleksibilitas penuh antara transaksi online dan offline serta mendukung rencana ekspansi yang lebih cepat dan efisien.

Untuk diketahui, EMAS NOW merupakan brand jual beli emas modern berbasis teknologi yang menghadirkan layanan transaksi emas cepat, transparan, dan terintegrasi antara offline dan digital. (Stave)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB