BERITA SUKABUMI— Sekretaris MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Sukabumi, H. Hendi Wiryadi Comen menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota Sukabumi dalam melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Lapang Merdeka.
Tapi, kata Hendi, dengan catatan bahwa penertiban para PKL tersebut, harus dibarengi dengan solusi yang adil, manusiawi dan berpihak pada keberlangsungan hidup para pedagang yang mencari nafkah keluarganya.
Pernyataan tersebut, disampaikan Hendi ditengah gencarnya upaya penataan Kawasan Lapang Merdeka oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Jawa Barat.
Menurut Hendi, kebijakan penertiban tidak boleh dilakukan secara sepihak tanpa terlebih dahulu menyiapkan alternatif yang jelas bagi para PKL yang selama ini menggantungkan hidupnya dilokasi tersebut.
“Pemkot Sukabumi seharusnya mempersiapkan solusi terlebih dahulu sebelum melaksanakan penertiban. Ajak para PKL berdiskusi, duduk bersama agar semua kepentingan bisa terjawab,” ujarnya Hendi kepada Matafakta.com, Kamis (22/1/2026).
Hendi menilai, keberadaan PKL khususnya sektor kuliner di Kawasan Lapang Merdeka justru menjadi salah satu daya tarik Kota. Bahkan, tidak sedikit pengunjung dari luar daerah, seperti Bekasi dan sekitarnya yang datang ke Kota Sukabumi dengan tujuan utama menikmati kuliner khas yang tersedia di Kawasan tersebut.
“Bayangkan ada pengunjung dari luar kota yang sengaja datang hanya untuk mengejar kuliner di Lapang Merdeka. Tentu mereka akan merasa kecewa jika target kuliner yang dicari tiba-tiba hilang,” tuturnya.
Lebih lanjut, MPC PP Kota Sukabumi menegaskan bahwa penataan Kota seharusnya dilakukan dengan pendekatan kolaboratif, bukan represif. Penertiban tanpa solusi dinilai berpotensi menimbulkan persoalan sosial baru ditengah masyarakat.
Hendi berujar, sebagai bentuk kontribusi nyata, MPC PP Kota Sukabumi mengaku, telah memiliki konsep dan solusi agar seluruh kepentingan masyarakat dapat terakomodasi secara seimbang.
“Kami memiliki solusi agar Lapang Merdeka benar-benar menjadi ruang publik yang merdeka untuk semua. Nyaman untuk berolahraga, aman untuk berekspresi, tetap memberi ruang bagi masyarakat untuk mencari nafkah, serta tertib dan terkendali,” pungkasnya.
MPC PP Kota Sukabumi berharap Pemkot Sukabumi, membuka ruang dialog yang luas dan melibatkan berbagai elemen masyarakat sebelum mengambil kebijakan strategis.
“Tujuannya, tentu demi mewujudkan Lapang Merdeka yang tertata, hidup dan berpihak pada kepentingan bersama,” pungkasnya. (Eka Lesmana)






