“Kondisi Jakarta Lagi Tidak Stabil, Namun Dewan Direksi Transjakarta Malam Liburan Mewah di Bali”
BERITA JAKARTA – Disaat situasi nasional tengah memanas akibat aksi demonstrasi, bentrokan dan perusakan fasilitas umum yang disertai penjarahan disejumlah daerah justru kabarnya, jajaran Direksi PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) berangkat ke Bali.
“Berangkat ke Bali untuk latihan Padel dinilai publik sebagai tindakan nirempati terhada situasi terkini dan bahkan bisa disebut pemborosan anggaran,” terang Heder Saliu selaku Kordinator Koalisi Mahasiswa Pemuda Jakarta (KOMPI Jakarta, Senin (8/9/2025).
Adapun nama-nama yang disebut hadir dipelatihan Padel diantaranya, Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza, Direktur Keuangan, SDM dan Umum, Mayangsari Dian Irwantari, Direktur Operasional dan Keselamatan, Daud Joseph dan beberapa kepala Divisi lainnya.
“Kondisi ekonomi dan politis yang tidak stabil rasanya sangat tidak etis untuk pejabat Pemerintahan yang melakukan sesuatu yang berpotensi menyakiti hari rakyat. Kasus ini juga berpotensi mencoreng citra Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung,” tuturnya.
Sebelumnya, Pramono sudah menegaskan ada 22 halte TransJakarta dirusak massa dalam aksi unjuk rasa. Ditengah upaya menenangkan warga, isu bahwa Direksi BUMD justru beraktivitas diluar kebutuhan perusahaan akan semakin memperburuk kepercayaan publik.
“Masyarakat tentu bisa menuntut agar Gubernur menjatuhkan sanksi tegas, bahkan hingga pemecatan Direksi, bila terbukti ada kelalaian serius. Diamnya Dewan Direksi PT. TransJakarta justru semakin memperkuat anggapan publik bahwa kabar tersebut benar adanya,” ucap Heder.
Padahal, penjelasan dari Dewan Direksi TransJakarta sangat penting untuk meredam publik yang sudah terlanjur menilai negatif. Isu ini bukan hanya berimplikasi pada reputasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta tetapi juga mempengaruhi citra buruk Pemprov DKI Jakarta, terutama Gubernur DKI Jakarta.
Maka dari itu Koalisi Mahasiswa Pemuda Jakarta (KOMPI JAKARTA) menuntut :
- Mendesak Inspektorat DKI Jakarta melakukan pemeriksaan terhadap Dewan Direksi PT TransJakarta yang diduga berangkat ke Bali untuk mengikuti latihan Padel di tengah kondisi Jakarta yang tidak kondusif.
- Mendesak Gubernur DKI Jakarta copot Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yuza, Direktur Keuangan, SDM dan Umum Mayangsari Dian Irwantari, Direktur Operasional dan Keselamatan Daud Joseph, serta beberapa kepala divisi lainnya yang dinilai nirempati dan menghamburkan biaya disaat banyak kerusakan Halte TransJakarta.
- Meminta Dewan Direksi PT TransJakarta untuk melakukan klarifikasi secara terbuka, lengkap dan alasan yang logis demi menjaga Citra Baik Gubernur dan Pemprov DKI Jakarta.
- Usut Tuntas insiden kecelakaan TransJakarta yang terus terjadi, yang dikarenakan akibat kinerja manajemen yang buruk.
Pewarta: Alfiansyah






