BERITA BEKASI – Seorang pemuda bernama Norman Sebastian (34) jadi korban pengeroyokan oleh 3 orang pelaku tak dikenal di Jalan Café Mahoney Botani, Cikarang Baru Raya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Peristiwa kekerasan itu terjadi pada Minggu 25 Mei 2025 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari yang menakibatkan korban menderita luka lebam dibagian kepala belakang, bibir bawah pecah dan gigi bawah copot.
Kepada Matafakta.com, Norman mengatakan, setibanya di Café Mahoney korban memarkirkan mobilnya. Selanjutnya, korban menyeberang ingin menghampiri temannya yaitu saksi Andika Finanda berbarengan dengan melintasnya pelaku.
“Pelaku melintas pakai sepeda motor sambil meneriaki. Jadi wajar kalau saya tanya kenapa meneriaki ada salah apa saya,” kata Norman, Senin (26/5/2025).
Kemudian, kata Norman, saksi UTI kawannya pelaku karena masih disekitaran lokasi sempat menghampiri dirinya untuk memberitahukan bahwa salah seorang pelaku atau terlapor sedang pusing dikarenakan ada masalah keluarga.
“Tak lama, 2 orang pelaku yang berboncengan sepeda motor yang meneriaki tadi langsung menghampiri saya dan tiba-tiba menyerang dengan memukul dan menendang,” ungkapnya.
Tak cukup sampai disitu, lanjut Norman, 1 orang lagi kawannya yang melihat kejadian itu ikut menghampiri memukul dan menendang dirinya bersama 2 orang pelaku lainnya, sehingga korban tidak bisa lagi menghindar.
“Jadi saya dikeroyok bertiga pada Minggu 25 Mei 2025 sekitar pukul 02.00 WIB Minggu dini hari itu. Saat kejadian itu sempat ada orang yang memisahkan,” ujarnya.
Norman pun berujar, bahwa salah satu pelaku yang diketahui bernama Martin diduga merupakan anak dari seorang anggota Brimob yang pada saat kejadian ada dilokasi namun diam tidak berusaha menghentikan aksi kekerasan tersebut.
“Itu juga saya tahu dari teman bahwa salah satu pelaku bernama Martin merupakan anak dari anggota Brimob dan pada saat kejadian bapaknya ada dilokasi tapi hanya diam,” tuturnya.
Atas kejadian itu, tambah Norman, dirinya telah melakukan visum serta membuat laporan polisi dengan Nomor LP/B/1955/V/2025/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya dan berharap para pelaku segera ditangkap.
“Ngak lama kejadian saya langsung membuat laporan polisi dan berharap polisi bisa segera memproses dan melakukan penangkapan terhadap para pelaku,” pungkasnya. (Ty)






