FKMPB: Pj Dedi Supriyadi Gagal Memimpin Kabupaten Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua FKMPB, Eko Setiawan

Foto: Ketua FKMPB, Eko Setiawan

BERITA BEKASI – Dugaan pelanggaran regulasi dan penyimpangan pengelolaan Dana Desa (DD), tidak menjadi perhatian serius bagi Pj Bupati Bekasi, Dedi Supriyadi.

Hal itu dikatakan Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Bekasi (FKMPB), Eko Setiawan menyoroti selama kepemimpinan Pj Bupati Bekasi, Dedi Supriyadi.

“Pj Bupati Bekasi lebih cederung pada kegiatan-kegiatan serimonal dan tinjauan-tinjauan rencana proyek,” terang Eko kepada Matafakta.com, Rabu (11/12/2024).

Sementara, kata Eko berbagai persoalan yang mencuat ke public, terkait Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Bekasi diabaikan.

“Persoalan-persoalan ditingkat Desa yang mencuat ke public dianggap angin lalu padahal Desa juga mengelola anggaran dari Negara yang notabene uang rakyat,” ujar Eko.

Bahkan, sambung Eko, tragisnya Pj Dedi Supriyadi sebagai Pimpinan atau Bupati seperti mengaminin apa yang tengah terjadi dibawah seperti ditingkat Desa.

“Contohnya di Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, dimana Pj Kepala Desa yang menjabat diberhentikan mendadak ditengah bersih-bersih, terkait pengelolaan Dana Desa,” ungkapnya.

Meski, lanjut Eko, pemberhentian itu kuat beraroma dugaan pelanggaran regulasi namun hal tersebut, tidak menjadi perhatian serius bagi Pj Bupati Bekasi, Dedi Supriyadi.

Belakangan, tambah Eko, Pj Bupati Bekasi lebih focus pada rencana rotasi mutasi selain kegiatan serimonial dan tinjauan-tinjauan rencana proyek.

“FKMPB apresiasi Mendagri, Tito Karnavian yang bersikap tegas untuk stop mutasi di momentum Pilkada. Sebab lebih kepada kubu dan transaksional ketimbang kinerja,” sindirnya.

Eko melanjutkan, pihaknya FKMPB berharap Bupati definitive hasil Pilkada Kabupaten Bekasi 2024, bisa memperbaiki kerusakan regulasi di Kabupaten Bekasi.

“Saat ini di Kabupaten Bekasi, bukan aturan dan regulasi dikedepankan melainkan golongan, kelompok dan kekuasaan,” imbuhnya.

Diakhir tanggapannya, Eko mengatakan, Pj Bupati Bekasi, Dedi Supriyadi yang awalnya dianggap mampu memimpin Kabupaten Bekasi ternyata gagal.

“Dedi Supriyadi selama menjadi Pj Bupati Bekasi gagal memimpin hanya ramai kegiatan serimonial dan tinjauan rencana proyek tapi persoalan yang krusial malah diabaikan,” pungkas Eko. (Hasrul)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB