FKMPB: Ngak Salah Pagar SDN Sumber Jaya 04 Panjang 60 Rp194 Juta?

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: SDN Sumber Jaya 04, Tambun Selatan

Foto: SDN Sumber Jaya 04, Tambun Selatan

BERITA BEKASI – Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Sumber Jaya 04, Tambun Selatan mengaku, belum mendapatkan konfirmasi, terkait pekerjaan proyek pemagaran disekolahnya tersebut.

“Ngak tahu detail pekerjaannya seperti apa? meski sudah dikerjakan, tapi belum ada konfirmasi,” kata Kepsek SDN Sumber Jaya 04, Nurdin, Senin (2/12/2024).

Hal senada juga dikatakan Ketua Komite Sekolah SDN Sumber Jaya 04, Boy mengatakan, pihaknya tidak mengetahui terkait adanya proyek pemagaran tersebut.

“Ngak ada informasi baik dari pemborong maupun pihak sekolah, termasuk gambarnya seperti apa juga kita ngak tahu,” ujarnya singkat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Bekasi (FKMPB), Eko Setiawan mengatakan, luar biasa pihak sekolah tidak mengetahui proyek pagar tersebut.

“Luar biasa pihak sekolah selaku tuan rumah aja ngak dapat konfirmasi terkait pekerjaan proyek pemagaran tersebut. Kaya proyek siluman aja apa takut diawasi,” sindir Eko.

Dikatakan Eko, PT. Jiwa Muda Kontruksindo (JMK) selaku pihak pemborong mengerjakan proyek pagar senilai Rp194 juta lebih itu hanya sepanjang 60 x 2,25 meter.

“Lumayan besar nilai anggaran proyek pagar SDN Sumber Jaya 04 dari Dinas Cipta Karya Rp194.131.000 dengan panjang pekerjaan 60 x 2,25 meter,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Eko kwalitas pekerjaan proyek diragukan mulai dari pembuatan pondasi juga merk semen yang digunakan tidak standar.

“Ngak ada pengawalan maupun pengawasan baik dari pihak Konsultan maupun Dinas. Pekerjanya juga cuma 3 orang,” imbuhnya.

Masih kata Eko, Dinas Cipta Karya Kabupaten Bekasi jangan hanya menciptakan proyek, tapi juga harus harus diimbangi dengan pengawasan ketat dilapangan.

“Itu material seperti besi dihampar aja begitu di depan kelas tanpa pengamanan. Inikan sekolah dasar anak-anak tahu sendiri nyandung bahaya,” ujarnya.

Seharusnya, kata Eko, pihak kontraktor PT. Jiwa Muda Kontruksindo profesional tahu cara menempatkan materialnya secara aman yang bisa membahayakan anak-anak.

“Ya kaya besi itukan minimal ujungnya ditutup terpal atau karung kan tajam, khwatir anak-anak bercanda lari-lari nyandung ujung besi itu celaka,” pungkas Eko. (Hasrul)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB