Amankan Nataru, Basarnas Semarang Terjunkan 105 Personil

- Jurnalis

Jumat, 25 Desember 2020 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Antisipasi kerawanan arus mudik perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Basarnas Semarang menggelar siaga SAR khusus dengan menerjunkan 105 personil.

Basarnas tetap berkomitmen untuk selalu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, baik yang mudik ke kampung halaman maupun di tempat wisata.

“Kami menyiagakan 105 personil Basarnas Semarang untuk mengamankan aktivitas masyarakat yang pulang kampung dengan patroli bergerak, khususnya di tol dengan menggunakan kendaraan khusus yang dilengkapi peralatan SAR,” ungkap Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, Jumat (25/12/2020).

Menurut Yahya, peralatan SAR yang disiagakan adalah untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan transportasi yang membutuhkan penanganan khusus, seperti peralatan ekstrikasi untuk melakukan pertolongan apabila terjadi kecelakaan, khususnya korban yang terjepit kendaraan.

“Kami juga menyiapkan satu tim yang terdiri dari tenaga rescuer yang telah dibekali kemampuan melakukan vehicle accident rescue atau VAR, serta kemampuan medis dasar, sehingga apabila terjadi kecelakaan bisa segera melakukan pertolongan,” lanjut Yahya.

Selain itu Basarnas Semarang juga mensiagakan helikopter HR 3603 untuk mengantisipasi apabila membutuhkan penanganan SAR yang lebih cepat lagi.

“Helikopter jenis dauphin kita siagakan dari tanggal 23-25 Desember 2020, dan pada 3-5 Januari 2021, di pangkalan udara Angkatan Darat Ahmad Yani Semarang,” imbuh Yahya.

Dengan disiagakannya helikopter ini, diharapkan masyarakat merasa nyaman dan aman dalam melakukan mudik ke kampung halaman untuk merayakan Nataru, meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Namun Yahya berharap masyarakat lebih baik merayakan Nataru cukup dirumah.

Kami berharap masyarakat tidak melakukan mudik untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Namun apabila benar-benar harus mudik, sebaiknya pastikan dulu kondisinya sehat dan terapkan prosedur protokol kesehatan dengan disiplin, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Jika perlu, lakukan rapid test atau swab untuk memastikan kita aman dari Corona dan tidak membawa virus tersebut pulang kampung,” pungkas Yahya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB