Pemerintah Desa Randegan Perketat Prokes Saat P3D

- Jurnalis

Selasa, 15 Desember 2020 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BANYUMAS – Protokol kesehatan (prokes) ketat dilakukan Pemerintah Desa Randegan terhadap 22 Peserta Penjaringan Perangkat Desa (P3D) yang mengikuti ujian tertulis untuk mengisi posisi Kau TU, Kasi Kesejahteraan dan Kepala Dusun.

Sebelum peserta memasuki ruangan, mereka diwajibkan melakukan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun yang sudah disediakan, dan menjaga jarak saat ujian.

Ketua panitia P3D, Suwardi mengungkapkan, prokes dilakukan sebagai upaya pencegahan Covid-19, karena baru-baru ini zona merah terjadi di Banyumas, namun kini telah turun ke zona kuning atau beresiko sedang.

“Kami tidak ingin ambil risiko, sehingga semua peserta maupun yang hadir dalam kaitan P3D diwajibkan menerapkan prokes, sesuai program Pemerintah Pusat,” kata Suwardi di Aula Desa.

Dirinya juga terus mengajak masyarakat untuk melakukan prokes dalam aktivitas sehari-seharinya.

“Jangan lupa selalu lakukan 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak utamanya saat keluar rumah,” ujarnya.

Kepala Desa Randegan, Sarman menambahkan, bahwa kekosongan jabatan perangkat desa sebagai bagian dari penyegaran karena telah purna tugas dan harus segera diisi pegawai baru.

“Tiga kekosongan ini harus segera diisi untuk meningkatkan kinerja dan pembagian tugas menjadi teratur, sehingga pekerjaan pelayanan semua bisa tercover,” sambungnya.

Pihaknya berharap, Penjaringan Perangkat Desa di Desa Randegan bisa memunculkan calon-calon yang berkualitas.

“Siapapun nanti yang terpilih sebagai Sekdes bisa sejalan dan mendukung visi-misi Kepala Desa,” tandasnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB