LAZiS Luncurkan Lumbung Pangan Melalui Program Warung Sedekah

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Akibat wabah Covid-19 yang melanda Indonesia, setidaknya ada dua sektor yang terdampak, yakni sektor pertanian dan sektor pangan. Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif LAZiS Jawa Tengah, Doso Sutrisno, Jumat (23/10/2020).

“Di sektor pertanian, para petani yang biasa menyalurkan hasil panennya ke pasar – besar, supermarket, atau pun diekspor ke luar negeri, kini aktivitas tersebut terpaksa dibatasi. Akibatnya permintaan menurun dan otomatis harga hasil pertanian mengalami deflasi dan banyak petani mengalami kesulitan,” ungkap Doso.

Sedangkan di sektor pangan, wabah ini juga memberikan dampak bagi masyarakat khususnya mereka yang dapur-dapurnya kosong dari bahan-bahan makanan untuk keluarganya.

Sebagai lembaga yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, LAZ Al Ihsan Jawa Tengah menyatakan sikap, bahwa dalam penanggulangan keterbatasan pemenuhan kebutuhan pangan akibat Covid-19, LAZiS Jateng telah melaksanakan program pembagian sembako 500 paket, 850 sembako untuk guru-guru sekolah, dan 199 sembako lumbung pangan.

“Dan dapur umum yang mencapai 14.881 porsi kami bagikan ke masyarakat terdampak covid, kami bangun dapur umum itu di kampung yang terlockdown karena masyarakatnya positiv Covid-19,” ujar dia.

Pihaknya juga meluncurkan gerakan lumbung pangan melalui program ‘Warung Sedekah’. Bentuk programnya adalah mobil yang mendistribusikan bahan pangan ke warga yang terdampak Covid. Rencananya warung sedekah akan hadir di 15 Kota dan Kabupaten.

“Untuk hari ini sudah kita mulai dari Semarang dan Sragen. Gerakan ini adalah salah satu upaya dalam membantu petani agar hasil panen tetap pada harga yang pantas, yaitu dengan cara membeli hasil panen untuk program warung sedekah,” ungkap Doso.

Menurutnya, target dari program ini adalah adanya minimal 1 kelompok tani yang diberdayakan hasil-hasil panennya, dan minimal mendistribusikan 300 paket setiap bulannya kepada masyarakat terdampak Covid-19.

“Spirit yang dibawa dalam gerakan ini adalah ‘Panen Kebaikan dengan Sedekah Terbaik’. Melalui gerakan ini kami mengajak seluruh masyarakat khusunya di Jawa Tengah untuk bersama-sama lebih peduli terhadap petani Indonesia sebagai garda depan ketahanan pangan bangsa ini, sekaligus peduli terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 dengan cara menyalurkan sedekah terbaik,” pungkasnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB