Polres Trenggalek Dalami Teror Bom Molotov di 2 Rumah Warga

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2020 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Trenggalek

Polres Trenggalek

BERITA TREANGGALEK – Aksi teror bom molotov yang terjadi di dua rumah warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek, masih terus didalami Polres Trenggalek, Polda Jawa Timur. Peneror diduga orang yang sama jika melihat barang bukti yang ditemukan dilokasi.

Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan pendalaman. Dari dua rumah milik Musnan dan Heri Sulistiawan yang dilakukan olah TKP oleh petugas disita pecahan botol.

“Di TKP barang bukti pecahan botol kaca ukuran satu liter yang digunakan sebagai bom molotov. Kalau dilihat dari barang bukti, hasil penyelidikan memang ada kesamaan. Kemungkinan pelakunya sama,” kata AKBP Doni, Jumat (11/9/2020).

Dikatakannya, dari keterangan saksi pada saat kejadian sempat melihat pengendara sepeda motor berkecepatan tinggi melintas dilokasi.

“Ada sepeda motor matic melintas kecepatan tinggi ke arah barat di depan rumah korban. Ini merupakan keterangan tetangga Musnan,” ungkap Doni.

Sebelum melempar molotov, kata AKBP Doni pelaku sempat berhenti lantaran jarak jalan dengan rumah korban sekitar 10 meter.

“Jadi kemungkinan dia ini berhenti dulu kemudian dilempar, karena kacanya ada bekas lubang,” pungkas Doni.

Peristiwa teror tersebut terjadi, pada Rabu 9 September 2020 sekitar pukul 2.00 WIB. Akibat dilempar molotov sejumlah barang di dalam rumah milik Musnan terbakar.

Bahkan satu anaknya, Sri Hariyati (15) mengalami luka bakar di kaki kanan. Sedangkan di rumah Heri Sulistiawan hanya mengenai bagian teras rumahnya. (Usan)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB