Setahun Kepemimpinan Bupati Bekasi, Mahasiswa Sebut Bekasi Terdegradasi

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2020 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BEKASI – Satu tahun sudah Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja memimpin roda pemerintahan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, semenjak dilantik Gubernur Jawa Barat pada 12 Juni 2019 lalu, mendapat perhatian dari Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Pelita Bangsa.

“Selama kepemimpinan Bupati, Eka Kabupaten Bekasi, mengalami kemunduran dalam sektor pembangunan sosial, politik dan Budaya. Hal itu, bisa dilihat dari kesenjangan sosial ditengah masyarakat,” tegas Ketua BPM Pelita Bangsa, Arif Ramadhan dalam rilisnya, Jumat (12/6/2020).

Indikator lain sambung Arif, menurut data Biro Pusat Statistik (BPS) Tahun 2017 bahwa angka kemiskinan mencapai 434,11 Kepala Keluarga (KK). Lalu pada tahun 2019, data Kementerian Sosial (Kemesos) melalui KPM-nya sebesar 102,589 (KK).

“Ini merupakan bukti bahwasanya Bupati Bekasi gagal dalam mensejahterakan rakyatnya. Sejak Eka dilantik. sama sekali tidak ada perubahan yang signifikan. Tidak ada hal yang baru dalam kepemimpinan Eka, malah terdegradasi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Arif, selama kepemimpinan Eka Supri Atmaja prinsip Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di Pemerintahan Kabupaten Bekasi sangat minim. Hal tersebut, dibuktikan dengan tidak selalu updatenya website resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Padahal, diera reformasi prinsip transparansi dan akuntabilitas sangat diwajibkan dijalankan oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat,” jelas Arif.

Kesemuaan itu, tambah Arif, berbanding terbalik dengan jorgon Bekasi Baru dan Bekasi Bersih. Sebab untuk meminimalisir tindak Korupsi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) harusnya Pemerintah Kabupaten Bekasi, membuka diri soal Informasi kepada masyarakat.

“Bagaimana pembangunan di Kabupaten Bekasi akan berjalan jika tidak ada keterbukaan bagi masyarakat Bekasi. Ini, berbanding terbalik dengan jorgon Bekasi Baru dan Bekasi Bersih,” pungkasnya. (Mul/Hasrul)

BeritaEkspres Group

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB