BERITA BEKASI – Tampaknya oknum atau pelaku penjembol tembok penutup akses masuk ke lokasi biasa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di wilayah Kelurahan Kebalen, tengah mempermainkan aparat setempat.
Pasalnya, baru 16 hari ditembok sejak Jumat 25 September 2026 oleh aparat setempat yang dihadiri Kapolsek, Danramil, Kecamatan, Kelurahan dan para Ketua RW se-Kelurahan Kebalen, kondisi tembok penutup akses sudah terbongkar.
Sebelumnya, TPS liar yang berlokasi di depan gerbang Perumahan Taman Kebalen, Kecamatan Babelan, sudah beberapa kali diduga sengaja dibakar oleh pelaku atau oknum yang sampai sekarang belum berhasil diungkap aparat setempat.
Staff Keluarah Kebalen, Woro Tri Kurniawati yang tengah berada lokasi mengatakan, pagi tembok penutup akses jalan ke lokasi TPS liar tersebut, masih ada dan kemungkinan tembok dibongkar pada malam hari diatas pukul 19.00 WIB.
“Saya datang kelokasi, karena kaget mendapatkan informasi awal dari Babinsa Babelan pak Ismail bahwa tembok penutup akses jalan masuk ke TPS liar yang kemarin dikerjakan ada yang bongkar,” terang Woro, Minggu (11/10/2026) malam.
Padahal, kata Woro, pagi sampai sore hari, tembok penutup akses jalan ke lokasi TPS liar tersebut, masih utuh. Ada kemungkinan tembok tersebut dibongkar habis Isya atau sekitar pukul 19.00 WIB, karena dilokasi, sudah mulai gelap.
“Saya mendapatkan informasi dari Babinsa pak Ismail itu sekitar pukul 21:30 WIB. Di lokasi tinggal sisa puing-puing tembok berserakan dibawah. Untuk pintu masuk atau akses sementara sudah ditutup dengan menggunakan pagar besi,” ujarnya.
Woro berujar, saat aksi pembongkaran, sempat ada warga sekitar yang merekam dengan menggunakan ponselnya. Namun, sayangnya wajah para pelaku pembongkaran tidak tampak begitu jelas, karena keadaan sekitar sudah gelap.
“Para pelaku pembongkaran diperkirakan 4-5 orang dengan dua sepeda motor yang terparkir dilokasi pembongkaran. Tapi ya gitu sayangnya wajah sama plat motornya juga ngak jelas, karena kondisi sekitar sudah gelap,” ulasnya.
Meski begitu, tambah Woro, dirinya selaku staff Kelurahan Kebalen hanya bisa membuat laporan kepimpinan yaitu Lurah Kebalen mengenai adanya pembongkaran tembok akses masuk ke TPS liar yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).
“Ya, mau gimana lagi kalau Kelurahan kan ngak punya kemampuan untuk menyelidiki kasus, kecuali Aparat Penegak Hukum. Pelaku pembakaran sampah terakhir juga wajahnya sempat terekam juga sampai sekarang ngak ketemu juga,” pungkasnya. (Tim)






