Plt. Bupati Bekasi Hadiri Soft Opening President University Hospital

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Acara Soft Opening President University Hospital, Sabtu 10 Oktober 2026.

Photo: Acara Soft Opening President University Hospital, Sabtu 10 Oktober 2026.

BERITA BEKASI – Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja mengapresiasi kehadiran President University Hospital yang menggelar Soft Opening yang berlangsung di Kawasan Jababeka Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (10/10/2026).

Kehadiran rumah sakit tersebut dapat memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Bekasi, khususnya untuk penanganan penyakit kanker dan jantung.

Asep mengatakan, dengan hadirnya President University Hospital, jumlah rumah sakit di Kabupaten Bekasi meningkat dari 55 menjadi 56 Rumah Sakit (RS).

“Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Bekasi menambah satu lagi RS, dari 55 RS menjadi 56 RS. Mudah-mudahan kehadiran President University Hospital bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Asep, keberadaan rumah sakit dengan layanan spesialis dan fasilitas medis yang memadai sangat dibutuhkan masyarakat.

Pasalnya, masih banyak warga yang memilih berobat ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura, untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

Asep mengatakan, President University Hospital dapat menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Kabupaten Bekasi, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan penyakit serius.

“Kalau RS ini memiliki kualitas yang bagus, masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar negeri. Apalagi jika ke depan konsentrasinya pada penanganan kanker dan jantung, dua penyakit yang membutuhkan penanganan secara tepat,” katanya.

Asep juga menyambut baik rencana pengembangan Cardiac Center atau pusat layanan jantung di President University Hospital.

Menurutnya, layanan tersebut berpotensi menjadi salah satu fasilitas rujukan bagi pasien dengan gangguan jantung yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain peningkatan fasilitas, Asep menekankan pentingnya akses pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat.

Asep berharap pihak rumah sakit dapat menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah serta instansi terkait, termasuk dalam hal pelayanan peserta BPJS Kesehatan.

“Kedepannya RS ini bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat Kabupaten Bekasi dapat berobat dan dilayani dengan baik,” tuturnya.

Asep juga berharap President University Hospital dapat terus berkembang, termasuk meningkatkan klasifikasi rumah sakit sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan begitu, rumah sakit tersebut berpeluang mendukung sistem rujukan bagi pasien yang membutuhkan layanan medis dengan tingkat penanganan lebih kompleks.

Asep berujar, penguatan fasilitas kesehatan di daerah menjadi langkah penting agar masyarakat memperoleh pelayanan yang berkualitas tanpa harus bergantung pada rumah sakit di luar negeri.

“Harapannya, RS ini terus berkembang, fasilitasnya semakin lengkap dan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya masyarakat di Kabupaten Bekasi,” tungkasnya.

Sementara itu, Founder Jababeka, SD. Darmono menekankan, pentingnya upaya pencegahan penyakit atau preventif melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan edukasi kepada masyarakat.

Menurut, Darmono, menjaga kesehatan sejak dini menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit sekaligus menekan beban biaya pelayanan kesehatan.

Ia menilai, keberadaan rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga harus menjadi pusat pendidikan kesehatan dan penelitian medis.

“Sebetulnya yang harus kita pikirkan adalah bagaimana mencegah orang yang sehat jangan sampai menjadi sakit. Karena itu, masyarakat perlu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menerapkan pola hidup yang baik,”ucapnya.

Darmono menilai, langkah preventif menjadi semakin penting, karena biaya penanganan penyakit dapat menjadi beban besar apabila masyarakat terlambat mendapatkan penanganan medis.

“RS ini juga harus mendidik masyarakat tentang bagaimana menjaga kesehatan. Sebab, pencegahan jauh lebih penting agar masyarakat tidak sampai jatuh sakit,” katannya.

Lebih lanjut, Darmono mengatakan, President University Hospital mampu mengembangkan kolaborasi Internasional dan meningkatkan kompetensi tenaga medis agar dapat melayani masyarakat lokal maupun warga negara asing di Kawasan Industri Kabupaten Bekasi.

Ia menilai, dengan dukungan teknologi, riset dan kemampuan komunikasi tenaga medis, Bekasi berpeluang menjadi salah satu tujuan layanan kesehatan berstandar Internasional. (Tim)

Berita Terkait

Plt. Bupati Bekasi Semangati Perangkat Daerah Optimalkan Serapan Anggaran
H. Toto Iskandar Desak DPRD Segera Paripurna Pengangkatan Bupati Definitif
Akreditasi RSUD Kabupaten Bekasi Harus Berdampak Nyata Untuk Masyarakat
Ini Kata Bayu Setyawan Soal Polemik Wartawan & Kadis LH Kabupaten Bekasi
Hina Wartawan, Ketua Investigasi GWI Suarakan Copot Pejabat Tak Beretika
Hina Wartawan, Kadis DLH Kabupaten Bekasi Doni Sirait Dipolisikan
Kesbangpol Kabupaten Bekasi Lamban Tanggapi Permohonan Fasilitasi Audiensi
Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Bantah Usir Wartawan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Plt. Bupati Bekasi Semangati Perangkat Daerah Optimalkan Serapan Anggaran

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Plt. Bupati Bekasi Hadiri Soft Opening President University Hospital

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:41 WIB

H. Toto Iskandar Desak DPRD Segera Paripurna Pengangkatan Bupati Definitif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Akreditasi RSUD Kabupaten Bekasi Harus Berdampak Nyata Untuk Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Ini Kata Bayu Setyawan Soal Polemik Wartawan & Kadis LH Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Photo: Acara Soft Opening President University Hospital, Sabtu 10 Oktober 2026.

Seputar Bekasi

Plt. Bupati Bekasi Hadiri Soft Opening President University Hospital

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:14 WIB