Asap Hitam Sisa Produksi PT. BKP di Bekasi Ancam Kesehatan Warga

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Gerbang PT. Bina Karya Prima (BKP)

Photo: Gerbang PT. Bina Karya Prima (BKP)

BERITA JAKARTA – Sorotan media masa terhadap emisi asap hitam dari Kawasan operasional PT. Bina Karya Prima (BKP) diwilayah Bekasi, mencerminkan tingginya perhatian publik dan pemangku kepentingan terhadap isu kualitas udara serta kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan.

Kejadian ini, memicu bahasan luas yang mencakup berbagai dimensi teknis, hukum, kesehatan masyarakat, dan tata kelola lingkungan industri.

Pengamat hukum Tanlih Barimbing mengatakan, berita mengenai pelepasan asap hitam pekat dari cerobong pabrik umumnya dipicu oleh laporan warga sekitar pemukiman yang terdampak langsung oleh jelaga dan polusi udara.

“Media masa baik media cetak, elektronik, maupun platform digital memainkan peran penting dalam mempublikasikan fenomena ini sebagai bentuk fungsi pengawasan sosial (social watchdog),” ucap Tanlih, Kamis (13/8/2026).

Tanlih melanjutkan, keberadaan jelaga hitam yang membumbung tinggi menandakan adanya pembakaran tidak sempurna pada sistem boiler berpotensi masyarakat di sekitar radius terdampak dapat memicu gangguan saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata serta memperburuk kondisi penderita asma.

“Endapan abu dan debu karbon sering kali mengotori rumah warga, fasilitas umum, serta sumber air terbuka yang berdampak pada penurunan kualitas hidup masyarakat setempat,” tuturnya.

Pantuan Matafakta.com Kamis siang, di lokasi pabrik PT. BKP yang memproduksi minyak goreng, margarin dan sabun mandi batangan, masih terlihat asap hitam membumbung tinggi.

Padahal, warga sekitar kerap memprotes aktivitas PT. BKP yang diduga telah merugikan kesehatan masyarakat sekitar, namun belum ada tindakan nyata dari PT. BKP sendiri.

Menurut keterangan warga sekitar maupun karyawan di PT. BKP menjelaskan, bahwa pabrik tersebut diduga penggunaan batu bara kualitas rendah.

“Penggunaan batu bara kualitas rendah bisa jadi penyebabnya muncul asap hitam,” tutur Ismail.

Meski demikian hingga saat ini belum ada respon dari pihak PT. BKP kendati media berulang kali meminta konfirmasi. (Sofyan)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB