Serikat Pekerja Tekstil Sukabumi Geruduk Kantor BPJS Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Photo: Ratusan Buruh SP TSK SPSI Saat Menggelar Unras Di Depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi

Teks Photo: Ratusan Buruh SP TSK SPSI Saat Menggelar Unras Di Depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi

BERITA SUKABUMI – Ratusan massa aksi dari serikat pekerja tekstil di Sukabumi menggelar unjuk rasa di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Kamis (16/7/2026). Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari personel kepolisian Polres Sukabumi Kota.

Dalam orasinya diatas mobil komando, massa menyampaikan tiga poin tuntutan utama terkait penyelenggaraan jaminan sosial. Pertama, pelayanan BPJS Ketenagakerjaan dinilai masih berbelit-belit dan mempersulit peserta.

Kedua, adanya dugaan praktik percaloan dalam proses pelayanan. Ketiga, massa mempertanyakan keamanan dana peserta yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan, terutama terkait investasi atau penempatan dana di pasar saham.

Ketua SP TSK SPSI Sukabumi, Muhammad Popon menyatakan, aksi ini merupakan puncak dari menumpuknya keluhan anggota selama beberapa bulan terakhir yang merasa dipersulit saat mencairkan klaim Jaminan Hari Tua (JHT).

“Kegiatan hari ini adalah antiklimaks dari banyaknya keluhan anggota beberapa bulan ini yang merasa dipersulit untuk mengklaim haknya sendiri. Padahal, BPJS mengelola dana buruh. Masa buruh selaku peserta dan pemilik modal justru dipersulit?,” tegasnya.

“Tuntutan kami adalah perbaikan segera dan kami memberikan tenggang waktu satu bulan. Jika tidak ada perbaikan, kami akan datang lagi dan menduduki kantor ini karena ini semua adalah aset buruh,” sambungnya.

Selain masalah pelayanan, Popon juga menyoroti kekhawatiran buruh mengenai isu investasi dana.

“Kami khawatir uang di BPJS bermasalah. Dari total dana yang dikelola sekitar Rp900 triliun lebih, ada sekitar 13 persen atau Rp117 triliun yang dialokasikan di pasar saham. Sementara kita tahu, beberapa bulan terakhir indeks saham kita anjlok hingga lebih dari 30 persen,” jelasnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Alpian, menyatakan, bahwa pihaknya menyambut baik aspirasi para pekerja sebagai bagian dari evaluasi dan upaya perbaikan pelayanan.

Alhamdulillah, hari ini telah berlangsung penyampaian aspirasi dari SP TSK SPSI Sukabumi. Ada beberapa catatan penting yang mereka sampaikan kepada kami,” ujar Alpian kepada awak media setelah menerima perwakilan massa aksi.

Alpian menegaskan bahwa manajemen akan menindaklanjuti seluruh masukan, khususnya yang berkaitan dengan kualitas pelayanan. Ia juga menekankan bahwa BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberantas segala bentuk percaloan.

“Kami tidak mentoleransi praktik percaloan dalam bentuk apa pun. Kami mengimbau masyarakat dan peserta untuk mengurus seluruh layanan secara langsung melalui kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan tanpa menggunakan jasa pihak ketiga,” tuturnya.

Terkait kekhawatiran atas dana investasi, Alpian memastikan bahwa dana pekerja dikelola dengan aman, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Dana yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan tetap aman. Seluruh penempatan dana dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan prinsip kehati-hatian, serta diawasi ketat oleh lembaga yang berwenang,” pungkas Alpian. (Eka Lesmana)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB