Walikota Sukabumi Dilaporkan Dugaan Penistaan Agama

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Masyarakat Kota Sukabumi

Koalisi Masyarakat Kota Sukabumi

BERITA SUKABUMI – Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Kota Sukabumi mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota pada Jumat 12 Juni 2026 sore.

Kedatangan mereka bertujuan untuk menyerahkan sejumlah berkas Pengaduan Masyarakat (Dumas), terkait dugaan tindak pidana yang menyeret nama Walikota Sukabumi beserta jajarannya.

Berdasarkan dokumen tanda terima surat yang didapatkan awak media, berkas pengaduan tersebut resmi diterima oleh bagian Staf Administrasi Polres Sukabumi Kota pada tanggal 12 Juni 2026.

Tak tanggung-tanggung, ada tiga isu krusial berbeda yang diadukan oleh gabungan lembaga tersebut.

Pengaduan pertama Nomor: 161/LAPDU/ANNHAL/KU-SJ/VI/2026, menyoal tentang laporan dugaan manipulasi data kependudukan dan penyalahgunaan wewenang oleh Walikota Sukabumi oleh LSM An-Nahl.

Pengaduan kedua, LSM An-Nahl terkait dugaan penyimpangan serta dugaan tindak pidana dalam pelaksanaan kerjasama pemanfaatan lahan milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi.

Sementara itu, surat pengaduan ketiga dibawa oleh DPD KOTSI terkait dugaan tindak pidana penistaan agama.

Perwakilan dari Gabungan Ormas dan LSM, saat memberikan keterangan menegaskan bahwa seluruh dokumen pendukung dan data laporan telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian.

“Semua data sudah kami serahkan kepada Polres Sukabumi Kota. Terlapornya hari ini adalah Haji Ubaidillah, Rahmat Kadis Dispora, plus Walikota,” ujar juru bicara perwakilan Ormas saat diwawancarai awak media, Sabtu (13/6/2026).

Ia menambahkan bahwa selain dugaan penyalahgunaan wewenang dan masalah lahan, salah satu poin aduan terakhir yang diserahkan hari ini adalah mengenai dugaan penistaan agama yang diduga melibatkan Kepala Daerah.

“Yang terakhir kami melaporkan terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Walikota,” ulasnya.

Pihak koalisi Ormas juga menyampaikan apresiasi atas respons dari Polres Sukabumi Kota yang telah menerima surat pengaduan mereka dengan baik. Mereka menyatakan mempercayakan penuh proses hukum ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Sukabumi Kota belum dimintai tanggapannya, terkait pengaduan masyarakat tersebut. (Eka Lesmana)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB