Bobby Sihite Minta Evaluasi Menyeluruh Lapas Narkotika Pematangsiantar

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Koordinator Advokasi Organisasi Jaguar, Bobby Sihite.

Photo: Koordinator Advokasi Organisasi Jaguar, Bobby Sihite.

BERITA SUMUT — Koordinator Advokasi Organisasi Jaguar, Bobby Sihite menyatakan, dukungan terhadap program reformasi dan pembenahan yang dijalankan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto.

Bobby menekankan, komitmen tersebut harus dibuktikan hingga ke tingkat pelaksanaan di lapangan melalui pengawasan ketat terhadap Lembaga Pemasyarakatan (LP).

Selain itu, Bobby juga menegaskan semangat perubahan yang digaungkan Kementerian Imipas tidak boleh berhenti pada slogan di tingkat pusat, melainkan harus menyentuh persoalan yang berkembang di lapangan.

“Kami mendukung penuh program Menteri Imipas. Tetapi jika program itu memang serius dijalankan, maka setiap dugaan persoalan yang berkembang, termasuk di Lapas Narkotika Klas IIA Pematangsiantar, harus dibongkar secara terbuka dan dievaluasi,” tegasnya, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, publik belakangan mendengar berbagai isu terkait kondisi di lingkungan Lapas. Isu tersebut meliputi keberadaan “parengkol”, dugaan penggunaan alat komunikasi ilegal, hingga penangkapan anak magang dilingkungan Lapas yang baru-baru ini menjadi perhatian masyarakat.

Bobby menilai persoalan-persoalan itu tidak dapat dipandang sebelah mata. Sebagai lembaga dengan fungsi strategis dalam pembinaan warga binaan dan pemberantasan peredaran narkotika, setiap informasi yang berkembang perlu dijawab secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Bobby juga menyoroti pernyataan Kepala Lapas (Kalapas) yang menyebut bahwa pihaknya rutin melakukan razia dua kali dalam seminggu sebagai bentuk pengawasan dan penegakan ketertiban di Lapas.

“Kalau razia benar dilakukan rutin dua kali dalam seminggu, masyarakat tentu berharap hasilnya terlihat nyata. Jangan sampai kegiatan pengawasan hanya sebatas rutinitas administrative. Sementara isu-isu dilapangan terus berkembang,” ujarnya.

Dalam aspek regulasi, pengawasan dan penyelenggaraan sistem pemasyarakatan diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor: 22 Tahun 2022, tentang Pemasyarakatan.

UU tersebut menegaskan bahwa sistem pemasyarakatan bertujuan membentuk warga binaan agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, serta tidak mengulangi tindak pidana melalui pembinaan yang menjunjung keamanan, ketertiban dan kepastian hukum.

Penguatan pengawasan internal juga menjadi bagian penting dari arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mencegah masuknya barang terlarang, penggunaan alat komunikasi ilegal, serta potensi penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Lapas.

Bobby menegaskan dukungan terhadap program Pemerintah tidak berarti menutup ruang kritik.

“Kritik merupakan bagian dari kontrol sosial dalam Negara demokrasi agar tujuan reformasi benar-benar berjalan sesuai harapan masyarakat,” katanya.

Bobby mengajak seluruh pihak menjaga marwah lembaga pemasyarakatan serta mendukung upaya pembenahan yang sedang dilakukan Pemerintah.

“Tujuan akhirnya bukan mencari siapa salah dan siapa benar. Tujuan kita adalah memastikan lembaga pemasyarakatan benar-benar bersih, berintegritas dan mendapat kepercayaan dari masyarakat,” pungkas Bobby. (M. Siregar)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB