Sopir Angkot Demo Soal Nasibnya, Walikota Bekasi Ikut Turnamen Golf?

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Rombongan Walikota Bekasi Ikut Turnamen Golf

Photo: Rombongan Walikota Bekasi Ikut Turnamen Golf

BERITA BEKASI – Aksi pejabat publik bermain golf ditengah situasi banjir kiriman datang, sopir angkut demo mengenai nasibnya dan DPRD gelar RKPD, Tri Adhianto, lebih memilih main golf.

“Apapun judulnya, tetap tidak dapat dibenarkan dari sisi etika, empati dan nurani publik,” terang Sekjen Jaringan Nusantara Watch (JNW), Dede Mulyadi menanggapi, Jumat (13/2/2026).

Terlepas, sambung Dede, dengan alasan penggalangan dana “Peduli Bencana Sumatera” atau kegiatan tersebut dilakukan di luar jam kerja.

“Ngak usah jauh-jauh diwilayah sendiri aja masih banyak warga atau masyarakat yang perlu diurusi ditengah banjir kiriman terus melanda Kota maupun Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Selain itu, Tri Adhianto selaku Walikota Bekasi juga tidak menghadiri Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang digelar DPRD Kota Bekasi yang dihadiri sejumlah perangkat daerah.

“Ini jugakan tidak kalah penting selaku Kepala Daerah yang benar-benar ingin membangun Kota Bekasi agar kedepan lebih baik lagi,” tuturnya.

Dikatakan Dede, pejabat publik seharusnya memiliki tanggung jawab etis untuk menunjukkan empati kepada masyarakat, bukan malah sebaliknya.

Dede berujar, prinsip utama Kepemimpinan Nabi Muhammad, SAW adalah mendahulukan kepentingan rakyat diatas kesenangan dan kepentingan pribadi.

“Beliau (Nabi Muhammad SAW) menempatkan diri, bukan sebagai penguasa yang minta dilayani, melainkan sebagai pelayan umat,” tungkas Dede.

Dalam foto yang beredar, tampak sejumlah pejabat dan tokoh Kota Bekasi yang disebut-sebut ikut dalam kegiatan tournament golf dengan kemasan galang dana bencana Sumatera tersebut.

Sementara itu, aksi sopir angkutan yang menolak Trans Bekasi disebut sebagai respons atas kekhawatiran berkurangnya pendapatan dan potensi tersingkirnya angkutan konvensional.

Mereka mendesak Pemerintah Daerah untuk melakukan dialog terbuka sebelum kebijakan diterapkan penuh.

Publik kini menanti klarifikasi resmi dari Pemerintah Daerah terkait kehadiran sejumlah pejabat di lapangan golf saat isu transportasi dan perencanaan pembangunan tengah menjadi perhatian. (Roni)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB