BERITA SUKABUMI – KNPI Kabupaten Sukabumi adalah suatu wadah para pemuda di Kabupaten Sukabumi untuk mengasah soft skill nya dalam berorganisasi.
Menurut Sekretaris HMI Periode 2022 – 2024, Aldi Nugraha menyatakan, semuanya tentu saja tahu track record KNPI Kabupaten Sukabumi dari masa ke masa.
“Kita semua tahu bahwa sejak berdirinya KNPI di Kabupaten Sukabumi pemuda dari berbagai elemen berkolaborasi untuk membangun kreatifitas pemuda di Kabupaten Sukabumi,” ujar Aldi, Senin (29/12/2025).
Adapun dinamika didalamnya itu biarlah pemuda sendiri yang menyelesaikannya. Jangan sampai pihak-pihak luar ikut dalam dinamika pemuda di Kabupaten Sukabumi.
“Kita percaya bahwa KNPI Kabupaten Sukabumi tetap satu, tidak ada embel-embel dualism,” imbuhnya.
Aldi menghimbau kepada para senior untuk tidak ikut campur terlalu dalam terhadap dinamika KNPI Kabupaten Sukabumi, biarlah pemuda-pemuda ini dewasa dengan dinamikanya.
“Jika setiap dinamika KNPI, senior atau pihak luar ikut campur, lebih khawatir akan terjadi konflik yang pada akhirnya meluas ke berbagai aspek,” ucapnya.
Adapun, lanjut Aldi, Musda yang dilakukan di Salabintana adalah bentuk bersatunya pemuda di Kabupaten Sukabumi.
“Jangan sampai ada narasi-narasi negatif yang justru memperkeruh suasana dalam dinamika pemuda Kabupaten Sukabumi,” ulasnya.
Adapun Musyawarah Daerah (Musda) yang dilaksanakan di Salabintana adalah Musda yang sah secara konstitusi yang berlaku di KNPI.
“Kehadiran Kadisbudpora sudah sesuai dengan tupoksinya, dimana beliau adalah kepanjangan tangan dari Bupati. Kita tahu bahwa Bupati harus bisa mengakomodir segala bentuk kegiatan pemuda,” tuturnya.
Aldi menegaskan, untuk berhati-hati dalam membuat suatu narasi, terlebih narasi menyoal dinamika KNPI Kabupaten Sukabumi bahwa Musda yang dilaksanakan di Salabintana itu adalah Musda tandingan.
“Sudahlah sekarang masanya pemuda Kabupaten Sukabumi untuk menentukan nasibnya kedepan. Kalau senior masanya kan udah lewat, sudah lah lebih eloknya senior mengisi berbagai leading sektor baik di Kabupaten Sukabumi bahkan Nasional,” pungkasnya. (Eka Lesmana)






