Spanduk “Jaga Walikota Bekasi” VS “Kapan KPK Hattrick di Kota Bekasi?”

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Dua Spanduk Berlawanan Terpampang di Kota Bekasi

Photo: Dua Spanduk Berlawanan Terpampang di Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Elemen masyarakat yang tidak sepakat dengan munculnya spanduk bertagar “Jaga Walikota Bekasi dan Menolak KPK Obok-obok Kota Bekasi” dilawan spanduk “Kapan KPK Hattrick di Kota Bekasi?”.

Bentangan spanduk kali ini, dilakukan langsung Elemen Masyarakat Kota Patriot (E-Maskot) dibeberapa titik lokasi di Kota Bekasi yang mengharapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), benar-benar turun ke Kota Bekasi.

“Spanduk yang kami pasang ini sebagai bentuk dukungan kepada lembaga KPK untuk menjadikan Kota Patriot bersih dari praktik-praktik korupsi,” tegas Kordinator E-Maskot, Sandi Timur kepada Matafakta.com, Rabu (24/12/2025).

Saat ini, kata Ncek sapaan akrabnya, brace sudah terjadi pada Walikota Bekasi sebelumya yang ditangkap KPK secara berturut-turut yakni, Mochtar Muhamad (M2) pada tahun 2010 dan Rahmat Effendi alias Pepen pada tahun 2022.

“Dalam istilah sepak bola, brace adalah dua gol yang bersarang digawang yang sama pada lapangan yang tak banyak berubah. Kedepan kita akan terus melakukan aksi untuk menyuarakan kapan KPK turun ke Kota Bekasi,” tegasnya.

Lebih jauh Ncek mengatakan, dari peristiwa brace yang pernah terjadi di Kota Bekasi memungkinkan Kota Bekasi akan mendapatkan hattrick lagi dari lembaga anti rasuah tersebut dari gejala-gejala yang timbul pasca OTT KPK Bupati Bekasi kemarin.

“Misalnya, munculnya spanduk yang bertagar #Jaga Walikota Bekasi, Tolak KPK Obok-obok Kota Bekasi” dan adanya Kepala Dinas Pemerintah Kota Bekasi yang sudah jadi tersangka serta banyaknya laporan-laporan dugaan korupsi lainnya,” tutur Ncek.

Dari gejala-gejala yang timbul, pihaknya dari Elemen Masyarakat Kota Patriot (E-Maskot) mengharapkan kehadiran KPK di Kota Patriot untuk membersihkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dari praktik korupsi yang menyesarahkan masyarakat.

“Mari kita tunggu waktunya kapan KPK Hattrick di Kota Bekasi?. Sudah banyak laporan dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat seperti ke Kejaksaan, tapi hingga hari ini tidak ada perkembanganya,” pungkas Ncek. (Roni Mahendra)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB