BERITA KENDARI – Warga Kota Kendari kembali dibuat heboh oleh sebuah kejadian unik sekaligus kontroversial yang melibatkan dugaan perselingkuhan rumah tangga, Senin (1/12/2025).
Sosial media seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp sejak pagi ramai membicarakan aksi seorang istri sah yang mengirimkan papan bunga kepada wanita yang diduga menjadi selingkuhan suaminya.
Peristiwa itu terjadi di Hotel Claro Kendari, tempat seorang mahasiswi bernama Tendriyani Awaludin melaksanakan wisuda.
Namun yang membuat heboh bukan acara wisudanya, melainkan papan bunga berisi ucapan “turut berduka cita” yang dikirim istri sah sebagai bentuk luapan sakit hatinya.
Papan bunga tersebut dipasang di depan Hotel Claro hingga ke area ballroom, lengkap dengan foto wanita yang dituding sebagai selingkuhan sang suami.
Kehadiran papan bunga itu seketika membuat publik geger, baik di dunia maya maupun di lokasi acara. Beragam komentar bermunculan mulai dari yang menyindir pedas hingga yang menunjukkan rasa simpati.
Tulisan pada papan bunga itu. Bukan ucapan selamat wisuda, melainkan kalimat sindiran keras “Turut Berduka Cita atas meninggalnya harga diri, moral dan akhlakmu.
Selamat dan Sukses ‘Tendriyani Awaludin’, pelakor yang sudah bertahun-tahun tidur dengan suami orang sampai punya anak yang tidak memiliki status sah dimata hukum dan agama.
Selain itu, ada juga papan ucapan di depan Ball room berisi ”Selamat & Sukses TendriyaninAwaludin, Sarjana Magister Managemen (Melonte, Melakor mengangkang).
“Percuma Kuliah Tinggi kalau hasil jadi Pelakor menyala Queen Drama penjual kesedihan. Tidak perlu dihina, karena kau sudah terhina.”
Sontak, unggahan foto papan bunga itu pun memicu gelombang komentar di media sosial. Ada yang menyebut “istri sah mode gacor dan menyala”.
Namun tidak sedikit pula para warganet yang mengecam tindakkan seorang istri sah yang memajang foto seseorang diruang publik dengan nada merendahkan.
Selain itu, beberapa netizen mengingatkan bahwa perbuatan tersebut bisa menyeret pada persoalan hukum, termasuk dugaan pencemaran nama baik.
Bahkan pemilik toko bunga yang menyediakan jasa papan ucapan itu disebut-sebut bisa ikut terseret jika ada pihak yang merasa dirugikan dan melapor, karena kurang berhati-hati dalam menerima pesanan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak yang dituding sebagai pelakor, Tendriyani Awaludin, belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut. (Red)
Sumber: Kendariviral.com






