PP Kota Sukabumi Usulkan Tugu Pahlawan Nasional KH. Ahmad Sanusi

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Photo: Sekretaris Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, H. Hendi Wiryadi Comen

Teks Photo: Sekretaris Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, H. Hendi Wiryadi Comen

BERITA SUKABUMI – Sebagai wujud kebanggaan dan penghormatan terhadap jasa seorang putra daerah, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Sukabumi mengajukan usulan resmi kepada Walikota Sukabumi agar dibangun sebuah Tugu Pahlawan KH. Ahmad Sanusi diwilayah Kota Sukabumi.

Usulan tersebut diajukan dengan pertimbangan bahwa KH. Ahmad Sanusi adalah sosok yang sangat berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan serta pendidikan keagamaan di daerah Sukabumi.

Selain itu, keberadaan Tugu ini nantinya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi warga Sukabumi untuk ikut berjuang dalam pembangunan dan mengisi kemerdekaan yang telah diraih.

“Kami merasa tergerak untuk mengabadikan nama KH. Ahmad Sanusi lewat Tugu sebagai simbol penyemangat bagi seluruh masyarakat Kota Sukabumi agar tidak hanya menghormati masa lalu, tetapi juga aktif membangun masa depan,” ujar Sekretaris MPC PP, H. Hendi Wiryadi Comen, Senin (10/11/2025).

Masih menurut Hendi, Walikota Sukabumi pun akan mempertimbangkan usulan ini dalam program pengembangan ruang publik dan heritage Kota. Bila disetujui, lokasi strategis di pusat Kota akan dipilih agar Tugu mudah diakses dan menjadi Ikon Kota.

Untuk itu, Hendi mengajak kepada masyarakat Kota Sukabumi  untuk mendukung proses ini agar usulan ini berjalan lancar mulai tahap desain, perencanaan anggaran, hingga pelaksanaan pembangunan.

Profil Singkat KH. Ahmad Sanusi

Nama: Kyai Haji Ahmad Sanusi

Lahir: 18 September 1888 (atau 18 September 1889 menurut sumber lain) di Kampung Cantayan, Kecamatan Cikembar (kini Kabupaten Sukabumi).

Wafat: 31 Juli 1950.

Garis Keturunan: Putra dari KH. Abdurrahim bin H. Yasin Pengasuh Pesantren Cantayan  yang memiliki garis ulama di wilayah Tatar Pasundan.

Pendidikan & Pengabdian:

Mengaji dan memperdalam ilmu agama sejak usia muda melalui Pesantren di Jawa Barat.

Pernah belajar di Makkah dan bergaul dengan para ulama Internasional.

Kembali ke Sukabumi dan aktif mendirikan Pesantren sendiri, aktif dalam dakwah, pendidikan, serta gerakan kemerdekaan.

Karya & Pemikiran:

Produktif menulis, sekitar 126–200 lebih kitab atau karangan dalam berbagai disiplin keilmuan.

Pemikir yang menggabungkan nuansa tradisional Pesantren dengan semangat nasionalisme dan dikenal sebagai mufassir yang memahami makna al-Quran terkait kemerdekaan dan harga diri bangsa.

Penghargaan:

Diangkat sebagai “Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia”.

Mendapat penghargaan Bintang Mahaputera Utama dan Bintang Mahaputera Adipradana dari Pemerintah Republik Indonesia.

Keistimewaan untuk Sukabumi:

Sebagai ulama dan tokoh perjuangan dari wilayah Sukabumi, KH. Ahmad Sanusi memberi teladan bahwa lokalitas tidak menghalangi kontribusi Nasional.

Memiliki institusi pendidikan yang meneruskan namanya, seperti Institut KH. Ahmad Sanusi (INKHAS) di Sukabumi.

Alasan Usulan Tugu

Untuk mengabadikan jasa KH. Ahmad Sanusi sebagai pahlawan daerah dan Nasional.

Sebagai ikon visual yang bisa menjadi pengingat publik bahwa Sukabumi memiliki putra-daerah yang berkiprah untuk bangsa.

Sebagai motifasi bagi generasi muda Sukabumi agar aktif dalam pembangunan Kota, pendidikan, keagamaan dan kemerdekaan.

Memperkuat identitas Kota Sukabumi sebagai kota dengan jejak sejarah kemerdekaan dan keulamaan. (Eka Lesmana)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB